Materi Belajar Sekolah
Materi Belajar Sejarah: Penyebab Terjadinya Perang Dunia 1, Negara yang Terlibat, dan Wabah Flu
Pembunuhan satu orang penting memicu perang di seluruh Eropa yang berlangsung sampai 1918, dan kemudian dikenal sebagai Perang Dunia I.
Lebih dari satu juta jiwa menduduki parit-parit sepanjang 9.600 km ini, menyebabkan kematian akibat kelaparan, penyakit, dan depresi akibat pertempuran yang tak berhenti hingga bertahun-tahun.
Mandeknya sisi barat membuat wilayah timur menjadi bagian utama pertempuran dalam Perang Dunia
1. Front timur sebenarnya mengalami tren yang positif bagi blok sekutu. Kemenangan pada Pertempuran Brusilov Pada Juni 1916 di Galisia, ditambah dengan bergabungnya Rumania pada bulan Agustus.
Momentum ini bisa menjadi peluang sekutu untuk memecah Jerman dari salah satu sisi, sehingga front barat dapat bergerak. Namun demonstrasi besar di Petrograd pada Maret 1917, menyebabkan Tsar Nicholas II turun dan membentuk pemerintah darurat.
Kondisi ini pun tidak membaik, karena pembagian kekuasaan yang amat membingungkan. Vladimir Lenin memimpin Revolusi Bersenjata Bolshevik dan mengambil alih kepemimpinan. Menghentikan perang dengan Jerman dengan menyerahkan Finlandia, Baltik, serta sebagian wilayah Polandia dan Ukraina.
Rusia mengundurkan diri dari perang, mengamankan front timur bagi Blok Sentral.
Turki Utsmani bergabung dengan blok sentral di tengah konflik internal, mengancam Rusia di Kaukasus dan sekutu di Terusan Suez.
Turki berupaya membangkitkan kembali hegemoni di Mediterania. Tidak ada hasil yang menggembirakan, justru terjadi Revolusi Arab yang didorong oleh Britania untuk melemahkan Turki Utsmani.
Sementara itu Italia yang semula bergabung dengan Blok Sentral memilih memihak sekutu, namun karena ketidakmampuan memanfaatkan keunggulan jumlah mengakibatkan tidak menghasilkan kemenangan apapun melawan Austria-Hongaria.
Selain itu, perlu diketahui juga bahwa India mengirimkan 1,3 juta orang tantara dan pekerja. Berharap bahwa dukungan penuh akan memberikan mereka pemerintahan independen.
Sayangnya itu tidak terjadi, sehingga memperbesar pergerakan kemerdekaan India.
Di selatan, Austria-Hongaria terlibat pertempuran dengan Serbia secara berlarut-larut. Meski dapat menduduki Belgrade, sebulan kemudian dipukul mundur oleh Serbia yang didukung Britania.
Bulgaria bergabung dengan blok sentral untuk memuluskan rencana mencaplok Serbia, yang sukses dilaksanakan pada tahun 1917.
Namun dalam waktu singkat, sekutu berhasil mengalahkan Yunani dan Bulgaria sekaligus pada tahun 1918. Membuka jalan menuju Wina dan Belgrade untuk mengakhiri perang.
Austria-Hongaria secara rahasia menawarkan perjanjian damai yang ditolak oleh sekutu. Hal ini menyebabkan bencana diplomatic antara Jerman dan Austria.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/situasi-medan-tempur-perang-dunia-1.jpg)