Materi Belajar Sekolah
Materi Belajar Sejarah: Penyebab Terjadinya Perang Dunia 1, Negara yang Terlibat, dan Wabah Flu
Pembunuhan satu orang penting memicu perang di seluruh Eropa yang berlangsung sampai 1918, dan kemudian dikenal sebagai Perang Dunia I.
Pada tahun 1815, Aliansi Suci antara Prusia, Rusia, dan Hongaria terbentuk.
Komposisinya kemudian berubah pada tahun 1873, terbentuk aliansi antara Jerman dan Austria-Hongaria. Di mana Rusia menolak masuk karena menghambat pengaruhnya di daerah Balkan.
Pada 1882, Italia bergabung dan menjadikannya Aliansi Tiga.
Otto von Bismarck berupaya untuk terus mempertahankan aliansi untuk menghindarkan peperangan melawan Rusia dan Perancis secara bersamaan.
Namun pada 1890, Wilhelm I menolak memperpanjang aliansi dengan Rusia. Dua tahun kemudian Rusia menjalin persahabatan dengan Perancis. Inggris bergabung secara bilateral pada tahun 1907 melahirkan Triple Entente untuk menahan pengaruh Aliansi Tiga.
Kedua aliansi ini berlomba mengembangkan kekuatan militer pasca revolusi industri yang mengubah teknologi peperangan.
Titik balik terjadi ketika pada 28 Juli 1914, Gavrilo Princip, seorang pemuda Bosnia membunuh Franz-Ferdinand, putra mahkota dari Austria-Hongaria. Hal ini menyebabkan krisis diplomatik atau Krisis Juli.
Austria-Hongaria berupaya untuk memecah kebuntuan dengan mengirimkan sepuluh tuntutan yang tidak masuk akal.
Serbia hanya bersedia memenuhi delapan diantaranya. Hal ini menjadi alasan bagi Austria-Hongaria untuk menyerbu Serbia.
Rusia menyatakan perang terhadap Austria-Hongaria untuk mempertahankan pengaruhnya di Balkan. Kekaisaran Jerman yang juga melakukan mobilisasi untuk menyerbu Perancis pada Juli 1914, direspon dengan pernyataan perang dari Perancis dan Rusia.
Inggris menyusul pada bulan Agustus, sehingga menyebabkan front peperangan terbuka antara dua blok besar.
Kronologi Perang Dunia 1
Pembukaan pertempuran dimulai dengan serbuan Austria-Hongaria ke Serbia, sementara Jerman membuka opsi pertempuran dengan Perancis.
Miskomunikasi terjadi Jerman yang seharusnya melindungi perbatasan utara dari Rusia, malah fokus mempersiapkan Operasi Shlieffen ke barat. Sehingga mengakibatkan kekalahan Austria-Hongaria pada pertempuran-pertempuran awal melawan Serbia.
Sementara Jerman menghadapi dua front sekaligus, Rusia di Timur dan Perancis di Barat. Pertempuran di barat secara umum mengalami deadlock karena taktik pertempuran tidak mampu mengimbangi teknologi yang ada.
Sehingga kedua pihak terpaksa terus bersembunyi di parit tanpa progres berarti selama bertahun-tahun. Namun penggunaan kendaraan lapis baja, senapan mesin, dan senjata kimia membuat jumlah korban sangat besar meski minimnya kontak langsung.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/situasi-medan-tempur-perang-dunia-1.jpg)