BANYAK Sekolah yang Belum Gelar Pembelajaran Tatap Muka meski Sudah Diizinkan, Ini Alasannya

Untuk surat izin pelaksanaan dari Dinas Pendidikan Sumatera Utara sudah diterima oleh kepala sekolah tingkat SMA dan SMK di Kota Medan.

Tayang:
Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/ANISA RAHMADANI
Kepala MKKS Kota Medan Buang Agus saat ditemui di SMAN 1 Kota Medan, Rabu (13/10/2021) 

Jadi, kata dia, tidak ada sistem hybrid.

"Semua siswa dalam satu tingkatan itu dihadirkan di sekolah selama dua hari untuk PTMT," terangnya. 

Dalam pembagian kelas pun setiap kelas diisi 18 siswa. 

PENGGEREBEKAN KAMPUS USU, Terkuak Asal Muasal Narkoba yang Diedarkan di Kampus USU, Ternyata . . .

DAFTAR Nama Mahasiswa dan Alumni USU yang Diamankan BNN Sumut saat Penggerebekan

VIVO Y33s Dibanderol Rp 3,3 Juta, Dilengkapi Chipset Gaming serta Kapasitas RAM 8 GB

MEMILUKAN, Warung Satu-satunya Tempat Mencari Nafkah Ludes Dilalap Api di Padang Bulan

ZAINAL Silitonga Sempat Ngumpul dengan Teman-temannya Sebelum Ditemukan Tewas Mengenaskan

BAIM Wong Beberkan Kronologi Marahi Bapak Tua yang Minta Uang, Sebut Bahaya Dipepet saat Bawa Anak

Terkait jam istirahat, lanjut Sabar, siswa cuma boleh di lingkungan sekolah. 

"Jadi jam istirahat itu mereka kan dianjurkan untuk bawa bekal, jadi mereka tetap di lingkungan sekolah," tuturnya. 

Disinggung mengenai satgas sekolah, dijelaskan Sabar pihaknya telah membentuk Satgas.

Hanya saja belum ada orang kecamatan yang meninjau pelaksanaan Satgas di sekolahnya.

"Kita sudah buat Satgas, tapi sampai saat ini belum ada satgas kecamatan yang mendatagi sekolah. Cuman kita sudah melaporkan pihak satgas kita ke kecamatan," ucapnya.

Untuk itu ia berharap agar seluruh pihak sekolah baik siswa maupun guru agar tetap mematuhi aturan SOP yang telah dibuat oleh Disdik Provsu.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved