Cemburu Buta Berujung Maut
Kronologi Penyiraman Air Keras Kepada Seorang Gadis Remaja di Medan, Berawal dari Cemburu Buta
Setibanya kembali SNR sudah tak sadarkan diri dengan kondisi tubuh mengalami luka bakar pada tubuh bagian kiri.
Penulis: Fredy Santoso |
Kronologis Kejadian
Ibu korban, Nani Minarni mengungkapkan pelaku sempat berpura-pura pingsan saat menerima kabar anaknya meninggal. Bahkan, Putra sempat menagis meraung-raung di Rumah Sakit.
"Dia pingsan terus nangis-nangis. Cuma waktu dikasih air mulutnya langsung batuk-batuk," kata Nani Minarni, Senin (27/9/2021).
Sejak awal kata Nani, keluarga sudah menaruh curiga kepada pelaku. Sebab ia mengaku anaknya disiriam oleh orang tak dikenal. Namun pelaku sama sekali tidak kenapa-kenapa.
Melihat gelagat pelaku yang mencurigakan akhirnya keluarga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Deli Tua dan pelaku langsung ditahan.
"Kan dia ditanya juga soal kronologi kejadian. Rupanya dia berbelit-belit makanya langsung ditahan," katanya.
Nani mengatakan anaknya pergi bersama pelaku pada hari Sabtu malam sekitar pukul 19:00 WIB. Saat itu mereka pamit mau jalan-jalan sebentar.
Rupanya begitu pulang sekitar pukul 23:00 WIB kondisi anaknya sudah setengah sadar. Ia menjerit kesakitan. Sementara itu, pelaku berdalih kalau Bila disiriam oleh orang saat mereka jalan-jalan di sekitar Deli Tua.
(cr25/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/putra-nakula-dan-korban-semasa-hidup-asa.jpg)