BELUM Ada Jawaban Jokowi soal Pemecatan 56 Pegawai KPK, Mahasiswa Aliansi BEM SI Demo Hari Ini

Aparat kepolisian memperketat pengamanan di sekitaran Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Editor: Salomo Tarigan
Tribunnews.com/Ilham Rian Pratama
Polisi menyiapkan 1200 personel mengamankan aksi demo aliansi BEM SI dengan Gerakan Selamatkan KPK, Senin (27/9/2021). Demo terkait pemecatan 56 pegawai KPK berintegritas 

TRIBUN-MEDAN.com - Aparat kepolisian memperketat pengamanan di sekitaran Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pasalnya pada siang hari ini, Senin (27/9/2021), Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menggelar demo.

Mereka menuntut Presiden Joko Widodo (Jokowi) memulihkan status 56 pegawai yang tak lolos asesmen tes wawasan kebangsaan (TWK), dan segera mengangkat mereka menjadi aparatur sipil negara (ASN).

Kapolsek Metro Setiabudi Kompol Beddy Suwendi memerinci, pada hari ini sebanyak 1.200 personel diterjunkan untuk mengamankan demonstrasi BEM SI.

"(Jumlah personel) 1.200," kata dia di sekitaran lokasi demo, Senin (27/9/2021).

Pantauan Tribunnews.com, polisi sudah melakukan apel penjagaan sejak pagi.

Jalan di depan KPK pun ditutup menggunakan tambang.

Tidak sembarang orang boleh melintas untuk sementara ini.

Beberapa mobil pengurai massa juga terlihat terparkir di depan gedung KPK.

Lalu, mobil water cannon juga dibawa oleh polisi untuk menjaga situasi sekitar.

Terlihat beberapa Polisi Brimob dengan senjata laras panjang ikut menjaga KPK.

Mobil pemadam kebakaran juga terlihat ada di depan Kantor KPK.

Terlihat, beberapa petugas polisi menggunakan alat perlindungan diri (APD) ikut apel pengamanan.

BEM SI menggelar demo hari ini setelah Presiden Jokowi mengabaikan ultimatum mereka untuk turun tangan membela para pegawai KPK yang dipecat.

"Aliansi BEM Seluruh Indonesia dengan Gerakan Selamatkan KPK kembali bergerak untuk menindaklanjuti dari ultimatum ke Jokowi yang telah melewati 3x24 Jam dari ultimatum dikirimkan, terlihat tidak ada jawaban dari Presiden Jokowi untuk menunjukkan keberpihakannya kepada 57 Pegawai KPK yang berintegritas," demikian pernyataan Aliansi BEM SI yang diterima Senin (27/9/2021).

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved