News Video
Sebanyak 122 Kg Sabu Digagalkan Masuk Indonesia, Arman Depari: Petugas Harus Punya Integritas Tinggi
Arman menyampaikan, berdasarkan data yang diperoleh petugas bersadil mencegah masuknya narkotika jenis sabu selama 12 hari terakhir.
Penulis: Arjuna Bakkara | Editor: M.Andimaz Kahfi
Berdasarkan data, kata Arman 80 persen penyelundupan narkoba menggunakan transportasi laut.
Bahkan kata Arman di Indonesia hampir 90 persen penyelundupan narkoba menggunakan jalur laut ini.
"Saya ingin menggaris bawahi penyelundupan narkoba menggunakan jalur laut ini. Oleh karena itu, sebagai negara berdaulat kita harus menjaga teritorial kita,"ujar Arman.
Ditanya soal bagaimana kontrol narkoba yang berasal dari pelaku yang sedang berada di Lapas, kata Arman memang harus diberi perhatian lebih untuk pengawasan di Lapas.
Arman menekankan agar semua program yang telah dibuat di junjung tinggi petugas dengan integritas yang tinggi.
Disampaikan Arman, pemetaan jalur laut saat ini diprioritaskan untuk mengindetifikasi peredaran daerah-daerah rawan.
Identifikasi dilakukan tidak hanya di laut, termasuk perbatasan apalagi pelabuhan.
"Soalnya sepanjang Pantai Timur Sumatra ini banyak pelabuhan. Agai biasa disebut pelabuhan tikus. Menurut saya bukan hanya pelabuhan tikus saja yang ada, tapi pelabuhan anak tikus, pelabuhan cucu tikus bahkan ada pelabuhan cicit tikus. Ini yang perlu kita awasi," sebut Arman.
Arman mengancam, apabila ada para petugas yang terlibat maka akan dilakukan tindakan tegas.
Menurut Arman sejauh ini belum tampak keterkaitan namun bila ditemukan maka akan dilakukan tindakan dan sanksi yang tegas terhadap petugas.
BNN, menurut Arman bukan hanya melakukan pemberantasan narkoba melainkan penanggulangan.
Yakni mengurangi permintaan dengan cara melakukan penangkapan.
Kemudian melakukan rehabilitasi bagi yang sudah menggunakan narkoba.
(jun-tribun-medan.com)