News Video

Sebanyak 122 Kg Sabu Digagalkan Masuk Indonesia, Arman Depari: Petugas Harus Punya Integritas Tinggi

Arman menyampaikan, berdasarkan data yang diperoleh petugas bersadil mencegah masuknya narkotika jenis sabu selama 12 hari terakhir.

Penulis: Arjuna Bakkara | Editor: M.Andimaz Kahfi

Sebanyak 122 Kg Sabu Digagalkan Masuk Indonesia, Arman Depari: Petugas Harus Punya Integritas Tinggi

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) Irjen Pol Arman Depari, memimpin penutupan Operasi Laut Interdiksi Terpadu di Pelabuhan Ujung Baru, Dermaga 103, Belawan, Kota Medan, Sabtu (25/9/2021).

Arman menyampaikan, berdasarkan data yang diperoleh petugas bersadil mencegah masuknya narkotika jenis sabu selama 12 hari terakhir.

"122 Kg sabu berhasil digagalkan masuk ke Indonesia," kata Arman, Sabtu.

Kata Arman, operasi selama 12 hari terakhir melibatkan jajaran Polri, Dirjen Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan serta Dirjen Pengawaasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan ini dilaksanakan dengan sasaran pencegahan masuknya narkoba ke Indonesia.

Menurut Arman, pengungkapan kasus narkotika ini dilakukan di kawasan Selat Sulawesi dan Selat Malaka, Perairan Aceh.

"Ini untuk mewujudkan Indonesia Bersinar atau Bersih dari Narkoba," ujarnya.

Hingga saat ini, kata Arman, operasi dilakukan di jalur perairan karena jalur perairan dianggap jalur favorit penyeludupan narkoba.

Mengatasi hal itu, ke depan kata Arman akan dilakukaan pemetaan.

Apalagi, menurutnya berdasarkan data yang ada, pasokan narkoba 90 persen masuk dari jalur perairan.

Hal itu mendorong BNN melakukan operasi fokus pada jalur perairan.

Arman Depari Mengatakan, operasi dilakukan bersama beberapa instansi terkait dimulai pada 14 September 2021 lalu.

Operasi tersebut meliputi Wilayah Selat Malaka mulai dari ujung Aceh hingga ke Pesisir Timur Sumatera-Laut Jawa-Laut Sulawesi dan beberapa jalur laut lainnya.

Menurut Arman, penyelundupan narkotika jenis Methamphetamine (sabu) yang masuk ke Indonesia hampir seluruhnya berasal dari luar negeri.

Masuknya narkotika diselundupkan dari jalur laut, karena jalur laut adalah transportasi favorit yang digunakan oleh para penyelundup narkoba.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved