Historia

SAAT Soekarno Gagal Dilarikan, Loyalis Takut Bung Karno Mati Tersiksa saat Soeharto Jabat Presiden

Bulan September mengingatkan kita catatan sejarah kelam hingga pemicu awal jatuhnya kekuasaan Presiden RI pertama Soekarno.

Editor: Salomo Tarigan
via Intisari
Presiden Soekarno menangis. 

TRIBUN-MEDAN.com - 

Bulan September mengingatkan kita catatan sejarah bangsa Indonesia yang kelam.

Di bulan September masa lalu juga mengingatkan kita kisah awal jatuhnya kekuasaan Presiden RI pertama Soekarno.

Kisah hidup Presiden Soekarno memang selalu menarik perhatian.

Ketika Soeharto berkuasa, peran Soekarno perlahan redup hingga terasingkan di rumah tahanan.

KRITIK Menohok Najwa Shihab Sasar Bebasnya Saipul Jamil Disambut Kalungan Bunga

Tak tahan atas penderitaan itu, Soekarno pernah berencana melarikan diri, namun gagal karena satu hal.

Seperti diketahui, setelah pecahnya peristiwa G30S tahun 1965, kekuasaan Soekarno mulai meredup.

Perlahan, pengaruh Soekarno dalam pemerintahan terpendam dengan kepemimpinan Soeharto.

Alhasil, pada 1967, Soeharto diangkat menjadi pejabat presiden.

Sedangkan Soekarno menjadi presiden nonaktif.

Selain kekuasaannya yang surut, segala gerak-gerik Soekarno pun juga dibatasi.

Termasuk para pengawal Soekarno juga diganti.

Itu seperti yang ditulis dalam buku "80 Tahun Sidarto Danusubroto, Jalan Terjal Perubahan, Dari Ajudan Soekarno Sampai Wantimpres Joko Widodo," terbitan Kompas tahun 2016 lalu.

Dalam buku itu disebutkan, Detasemen Kawal Pribadi (DKP) yang mengawal Soekarno digantikan oleh Satuan Tugas Polisi Militer Angkatan Darat (Satgas Pomad), pada 16 Agustus 1967.

Pergantian itu membuat Soekarno sempat terpuruk.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved