KKB PAPUA Berani Ganggu PON XX di Papua? Begini Antisipasi Polisi soal Ancaman Penolakan KKB
Di tengah ancaman KKB Papua, PON XX akan tetap berlangsung di Papua. Kepolisian menjamin keamanan pelaksanaan PON ini.
TRIBUN-MEDAN.com - Di tengah ancaman KKB Papua, PON XX akan tetap berlangsung di Papua.
Kepolisian menjamin keamanan pelaksanaan PON ini.
Kepolisian RI telah memetakan ancaman utama pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX yang direncanakan akan berlangsung pada Oktober 2021 mendatang.
Baca juga: MASIH Ingat Ulfa Dinikahi Usia 12 Tahun oleh Syekh Puji, Kini Cantik Modis Tapi Wanita Lain Nyesal
Baca juga: Kini Berbalik Orangtua Ayu Ting Ting Terancam Dipenjara Usai Labrak Haters KD soal Intimidasi
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ahmad Musthofa Kamal menyampaikan kelompok kriminal bersenjata (KKB) dan aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh Komine Nasional Papua Barat (KNPB) merupakan dua hal yang menjadi ancaman utama.
Ia menyampaikan pihaknya mengantisipasi dengan mengelar simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota). Simulasi itu terus dilakukan menjelang pelaksanaan PON XX.
Baca juga: AKHIRNYA TERUNGKAP Hasil Tes DNA Jane Anak Kandung Pesepakbola Bambang Pamungkas dari Amalia
"Ancaman utama yang ada di Provinsi Papua adalah gangguan dari Kelompok KKB dan KKP, perlu diantisipasi juga aksi demonstrasi yang ditunggangi oleh KNPB untuk mencoba menggagalkan atau membuat rusuh pada saat pelaksanaan PON XX Papua," kata Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ahmad Musthofa Kamal kepada wartawan, Minggu (5/9/2021).
Ia menerangkan pengamanan ini nantinya akan ditangani Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Papua. Mereka bersiap untuk melakukan skenario penjagaan hingga kemungkinan terburuk.
Lebih lanjut, Musthofa menyampaikan pihaknya juga telah menyiapkan skenario pengaturan lalu lintas. Tak hanya itu, mereka juga menyiapkan skenario pengawalan para kontingen atlet yang tiba di Papua.
Hal ini untuk mencegah adanya kemacetan, kecelakaan lalu lintas maupun adanya aksi unjuk rasa masyarakat yang mencoba menolak kegiatan PON Papua XX.
"Persoalan yang diangkat adalah bagaimana cara dari tim pengamanan untuk melakukan penanganan terhadap warga yang melanggar Prokes," tukas dia.
Insiden Penyerangan Pos Koramil, 2 Pelaku
Hanya dalam waktu 1 x 24 jam usai kejadian, polisi menangkap dua orang yang terkait dengan insiden penyerangan Pos Koramil Persiapan (Posramil) Kisor di Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat pada Kamis (2/9/2021).
Kapolda Papua Barat Irjen Pol Tornagogo Sihombing memastikan, saat ini dua orang tersebut ditahan setelah terlibat dalam kejadian yang menewaskan empat anggota TNI itu. Polisi masih mendalami pengakuan keduanya atas penyerangan Posramil Kisor.
"Dua orang yang ditahan sekarang ada di Polres Sorong Selatan karena Maybrat masih di bawah Polres Sorong Selatan," ujarnya di Sorong, melansir Kompas.com, Jumat (3/9/2021).
Menurut Tornagogo, saat ini tim gabungan TNI-Polri sudah berada di lokasi kejadian.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/kabid-humas-polda-papua-kombes-pol-ahmad-musthofa-kamal.jpg)