75 Staf Rumah Sakit Mendadak Alami Penyakit Aneh, Kejahatan Seorang Dokter Terbongkar Gegara Ini
Baru kemudian, mereka menemukan tanda yang tidak biasa di langit-langit, mengungkapkan kejahatan seorang dokter.
Penulis: Liska Rahayu | Editor: Liska Rahayu
Tanpa diduga hanya karena ini, Gu Jiming menyimpan dendam, menunggu kesempatan untuk membalas rekannya, Liu Chunli.
Untuk menjalankan rencana kriminalnya, pada akhir April 2002, Gu Jiming menggunakan lisensi pembelian palsu dan rujukan ke pabrik alat radioaktif di Kota Dandong, Provinsi Liaoning.
Dia juga bertanya tentang biaya pembelian detektor cacat industri yang mengandung isotop radioaktif iridium 192.
Pada tanggal 10 Mei 2002, Gu Jiming sendiri yang membawa detektor cacat ke Institut Desain dan Penelitian Reaktor Akademi Energi Atom China di Beijing untuk memasang sumber radioaktif iridium 192.
Selama dirawat dengan baik, sumber radioaktif ini akan membawa banyak manfaat.
Namun sebaliknya, jika disalahgunakan dapat menyebabkan bencana yang sulit untuk dipulihkan.
Namun mengembalikan alat itu tidak mudah, sehingga pada hari yang sama, Gu Jiming menghubungi seorang bawahan, Fang Zhenhua, untuk menemuinya di Beijing.
Kemudian ia membujuknya untuk bergabung dengannya dalam menjalankan rencana untuk membalas dendam Liu Chunli.
Setelah kembali ke Guangzhou, Gu Jiming dan Fang Zhenhua pergi membeli rangka besi, pipa plastik, dan banyak barang lain yang diperlukan untuk pemasangan detektor cacat.
Pada malam hari, keduanya menggunakan mesin tak berawak di pusat medis laser untuk mengangkut mesin, memasang tangki sumber mesin di langit-langit kantor Gu Jiming.
Pipa server kemudian ditarik ke langit-langit ruangan yang berlawanan secara diagonal, yang merupakan kamar Liu Chunli.
Untuk mencegah dirinya terkena radiasi, Gu Jiming juga membeli satu set pakaian pelindung dan menyimpannya di kantornya.
Dari pertengahan Mei hingga 19 Juli 2002, Gu Jiming dan Fang Zhenhua memanfaatkan pekerjaan Liu Chunli dan beristirahat di kamar pada siang hari untuk mengarahkan sumber radiasi iridium 192 ke langit-langit dan mengarahkannya ke tubuhnya.
Segera setelah itu, tubuh Liu Chunli menunjukkan tanda-tanda kelelahan, muntah dan kehilangan nafsu makan.
Awalnya, dia tidak menyadari keseriusan masalahnya, mengira dia stres karena terlalu banyak bekerja sehingga dia tidak peduli.
Baca juga: Guru SD yang Tewas di Kamar Kos Diketahui Setelah 3 Hari Tak Sekolah, Sepeda Motor Tidak Kelihatan
Baca juga: Acaranya Dulu Ditegur, Postingan Nikita Mirzani Ini Jadi Sorotan Soal Kasus Dugaan Pelecehan di KPI
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/75-staf-rumah-sakit-terpapar-radiasi2.jpg)