11 Hari Taliban Berkuasa, Bom Bunuh Diri Meledak di Kerumunan Warga, Pelaku Saingan Taliban?
Kelompok teroris IS-Khorasan atau ISIS Khorasan atau ISIS-K adalah musuh bebuyutan Taliban dan sebelumnya sudah menebar ancaman pada Taliban
Taliban menyatakan kemungkinan serangan teror ini dilakukan kelompok teroris Negara Islam (IS).
Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid menuding ISIS pelaku teror ini, seperti yang sebelumnya sudah diperingatkan Amerika dan sekutunya.
"Taliban berkomitmen pada komunitas internasional dan tidak akan membiarkan teroris menggunakan Afghanistan sebagai basis operasi mereka," kata juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid.
Terpisah Presiden Amerika Joe Biden mengatakan ada "risiko akut dan terus meningkat" dari serangan ISIS-K pada kerumunan warga yang memadati Bandara Kabul.
Amerika Serikat, Inggris dan Australia telah mengeluarkan travel warning pada warganya untuk meninggalkan lokasi sekitar Bandara Kabul menuju daerah yang lebih aman.
"ISIS-K adalah musuh bebuyutan Taliban, dan mereka memiliki sejarah pertempuran satu sama lain," kata Biden, Minggu.
"Tetapi setiap hari kami memiliki pasukan di lapangan, pasukan ini dan warga sipil tak berdosa di bandara menghadapi risiko serangan dari ISIS-K."
Sosok ISIS-K Musuh Bebuyutan Taliban
Beberapa bulan setelah ISIS mendeklarasikan kekhalifahan di Irak dan Suriah pada 2014, pasukan yang memisahkan diri dari Taliban Pakistan bergabung dengan militan di Afghanistan untuk membentuk cabang regional, berjanji setia kepada pemimpin ISIS Abu Bakr al-Baghdadi.
Kelompok itu secara resmi diakui oleh pimpinan pusat Negara Islam pada tahun berikutnya karena berakar di timur laut Afghanistan, khususnya di Provinsi Kunar, Nangarhar dan Nuristan.
ISIS-K juga berhasil mendirikan sel-sel tidur di bagian lain Pakistan dan Afghanistan, termasuk Kabul, menurut pemantau PBB.
Perkiraan terbaru kekuatan ISIS-K bervariasi dari beberapa ribu pejuang aktif hingga serendah 500 orang, menurut laporan Dewan Keamanan PBB yang dirilis bulan lalu.
"Khorasan" adalah nama historis untuk wilayah tersebut, mengambil bagian dari apa yang sekarang disebut Pakistan, Iran, Afghanistan, dan Asia Tengah.
ISIS Khorasan bertanggung jawab atas beberapa serangan paling mematikan dalam beberapa tahun terakhir di Pakistan dan Afghanistan.
Kelompok ini telah membantai warga sipil di kedua negara, di masjid, tempat suci, alun-alun dan bahkan rumah sakit.
Kelompok ini secara khusus menargetkan Muslim dari sekte yang dianggap sesat, termasuk Syiah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/bom-bunuh-diri-meledak-di-kerumunan-warga.jpg)