Pesepakbola Wanita Afghanistan Diminta untuk Membakar Jersey dan Menghapus Identitas di Medsos

Khalida Popal menceritakan soal perlakuan beringas Taliban yang membunuh, merajam, dan memerkosa para wanita di masa lampau saat mereka berkuasa.

Editor: AbdiTumanggor
ISTIMEWA
Mantan kapten timnas wanita Afghanistan Khalida Popal meminta para pemain wanita yang masih di Afghanistan menghapus media sosial, identitas publik, dan membakar jersey mereka demi keselamatan di bawah kekuasaan Taliban. Hal tersebut disampaikan Popal dalam sebuah wawancara video dengan Reuters dari Kopenhagen, Denmark. 

"Kami akan mengizinkan perempuan untuk bekerja dan belajar dalam kerangka hukum Syariah," kata Zabihullah Mujahid, juru bicara Taliban, pada konferensi pertama mereka.

"Perempuan akan sangat aktif dalam masyarakat kami…Kami ingin meyakinkan komunitas internasional bahwa tidak akan ada diskriminasi."

Hanya saja, Mujahid tidak menjelaskan lebih lanjut ketika ditanya tentang aturan berpakaian dan peran apa yang dapat dimiliki wanita pekerja di negara tersebut.

Hal ini tak mencegah para pesepak bola wanita dari perasaan takut terhadap apa yang mungkin mereka alami.

"Mereka sangat takut. Mereka sangat khawatir, bukan hanya para pemain tetapi juga aktivis," ujar Popal lagi.

"Mereka tak bisa ke mana-mana, tak bisa mencari perlindungan saat mereka dalam bahaya."

"Mereka takut sewaktu-waktu pintu mereka akan digedor," ujarnya lagi.

"Sekarang, kita melihat negara yang tengah dalam proses kolaps."

"Semua kebanggaan dan kebahagiaan untuk memberdayakan perempuan dan laki-laki di negara tersebut seperti terbuang semua,"ujarnya.

Sementara Reuters melaporkan, FIFA merasa khawatir dan menyampaikan simpatinya terhadap situasi yang terjadi di Afghanistan.

"Kami berhubungan dengan Federasi Sepak Bola Afghanistan dan para stakeholder lain," tulis pernyataan resmi FIFA.

"Kami akan terus memonitor situasi lokal dan menawarkan dukungan kami dalam minggu-minggu dan bulan-bulan ke depan."

Afghanistan Akan Berubah Nama

Taliban Deklarasikan Negara Baru Bernama Imarah Islam <a href='https://tribunmedan.cfd/tag/afghanistan' title='Afghanistan'>Afghanistan</a>

Logo negara baru Afghanistan bernama Imarah Islam Afghanistan (Emirat Islam Afghanistan) yang dideklarasikan Taliban pada Kamis (19/8/2021) Foto beredar di media sosial Twitter. (Twitter @ZabehulahM33)

Pada Kamis (19/8/2021), Taliban secara resmi mendeklarasikan nama negara baru untuk Afghanistan. Mereka memberi nama "Imarah Islam Afghanistan" atau "Islamic Emirate of Afghanistan". (Emirat Islam Afghanistan).

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved