Pemakaman Polisi yang Ditembak
BREAKING NEWS Isak Tangis Warnai Prosesi Pemakaman Aiptu Josmer Samsuardi Manurung
Isak tangis warnai prosesi pemakaman Aiptu Josmer Samsuardi Manurung yang ditembak mati keponakannya sendiri
Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Array A Argus
Adapun penertiban dilakukan guna mengantisipasi penularan Covid-19.
Satgas Covid-19 mengimbau para pelayat untuk mengurangi jumlah pengunjung, maksimal 50 orang.
Kemudian, kursi dibuat berjarak sekira satu meter.
Amatan www.tribun-medan.com di lokasi, tampak beberapa petugas menyemprotkan disinfektan di sekitar rumah duka.
"Tadi ada penertiban dari gugus tugas desa, kecamatan dan kabupaten menyampaikan bahwa paling banyak 50 orang di dalam lokasi rumah duka," kata Kepala Desa Sei Belutu, Paimin Ambarita, Jumat (20/8/2021).
Paimin mengatakan, untuk tata cara pelaksanaan adat, setiap orang yang ingin menyampaikan ucapan belasungkawa itulah yang tinggal di lokasi rumah duka.
"Peringatannya langsung disampaikan agar mengosongkan tempat dengan kapasitas 50 orang. Siapa yang yang tidak punya kepentingan silakan keluar," sambungnya.
Saat disinggung terkait penyebaran Covid-19 di Desa Sei Belutu, Kecamatan Sei Bamban, Paimin menambahkan, saat ini sudah tidak ada yang terpapar.
Namun, pada awalnya ada beberapa warga yang dinyatakan terkonfirmasi Covid-19.
"Kalau penyebaran Covid-19 di Desa Sei Belutu, Kecamatan Sei Bamban ini, pada awalnya ada tapi sekarang sudah steril, tidak ada yang terpapar Covid-19," ujar Paimin.
(cr23/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pemakaman-polisi-yang-ditembak-di-sergai.jpg)