MUNDUR dari Komisaris Garuda, Yenny Wahid Beber Utang Garuda Bertambah Rp 1 Triliun tiap Bulan
pandemi Covid-19 membuat pendapatan Garuda menurun drastis, sementara biaya-biaya untuk operasional maupun bayar utang masih sangat tinggi
Sektor aviasi adalah salah satu lini usaha yang terdampak parah akibat pandemi Covid-19.
Yenny menyebut, upaya ini dilakukan agar Garuda dapat melakukan efisiensi biaya sehingga dapat menyelamatkan perusahaan dari jurang kebangkrutan akibat pandemi Covid-19.
"Memang sedih sekali, tapi ini adalah upaya kecil saya untuk membantu Garuda agar bisa melakukan efisiensi biaya dan menekan biaya-biaya yang mungkin selama ini terus membebaninya," kata dia.
Yenny mengaku sudah jatuh cinta dengan Garuda Indonesia walaupun awalnya ia sempat enggan masuk ke perusahaan tersebut.
"Walaupun awalnya saya agak setengah segan untuk masuk ke Garuda Indonesia, tapi ternyata ketika di dalam malah jatuh cinta, walaupun masalahnya seabrik-abrik", tuturnya.
Baca juga: JADWAL LIGA ITALIA Sampdoria vs AC Milan, Inter Milan dan Juventus Bertanding
• BERITA KKB PAPUA, Muncul Panglima OPM Baru Berpangkat Brigjen Paling Dicari Aparat TNI-Polri
(Tribunnews.com/Kompas TV)
• BERITA KKB PAPUA, Muncul Panglima OPM Baru Berpangkat Brigjen Paling Dicari Aparat TNI-Polri
Baca Selanjutnya: Utang garuda
Baca Selanjutnya: Garuda indonesia
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/yenny-wahid-beber-utang-garuda.jpg)