Lurah BIlang Jalan Jala Raya di Medan Labuhan yang Rutin Tergenang Air akan Diperbaiki Tahun Ini
Lurah mengatakan, kondisi jalan yang melengkung dan lebih rendah dari pada drainase, membuat genangan air lebih lama surut.
"Ini tanggungjawab pemerintah perbaiki jalan, kita bayar pajak loh. Kita sudah bilang, tapi kinerja mereka selalu begini tanggung-tanggung, jadi sampai kapan pun enggak bakalan benar kalau hanya seperti ini penanganannya terus," tegasnya.
Dikatakannya, drainase di Jalan Jala Raya tersebut sangat jarang dibersihkan. Bahkan, pernah sesekali dibersihkan tapi sedimen drainase tidak segera diangkut, sehingga masuk kembali ke dalam drainase.
"Drainase memang sudah pernah dibersihkan, tapi enggak diangkut kotorannya itu, kan sama saja masuk lagi ke parit. Jadi yang terakhir dibersihkan ini saya komplain, saya foto dan saya bilang kalau tidak diangkut nanti saya akan laporkan mereka, setelah itu barulah diangkat mereka.
Tapi jarang sekali dibersihkan parit ini, terakhir dua bulan yang lalu. Bahkan saya buatkan teh untuk mereka. Tapi meskipun parit sudah dibersihkan air masih tetap tergenang, karena kondisi jalan lebih rendah dari parit, jadi air yang di jalan itu tidak mengalir ke parit," kata Tika. (cr17/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/jalan-jala-raya-medan-labuhan.jpg)