Informasi Rahasia Bocor, China Siapkan Ratusan Senjata Nuklir di Gurun Gansu, Amerika Ketar-ketir

Kekhawatiran AS mulai terlihat setelah menerima informasi rahasia, bahwa China telah membangun ratusan lebih banyak silo rudal.

Editor: AbdiTumanggor
SS/YOUTUBE/WION] (SS/YOUTUBE/WION
China membangun lebih dari 100 silo rudal di daerah gurun Gansu, menurut analisis foto satelit perusahaan Planet. [SS/YOUTUBE/WION] (SS/YOUTUBE/WION) 

Anggota Kongres dari Partai Republik Mike Rogers, anggota Komite Angkatan Bersenjata DPR AS, mengatakan bahwa akumulasi senjata nuklir China menunjukkan bahwa AS perlu dengan cepat memodernisasi penangkal nuklirnya.

Sebuah laporan Pentagon tahun 2020 memperkirakan jumlah hulu ledak nuklir China "di bawah 200".

Memperkirakan negara itu setidaknya akan menggandakan jumlah itu saat memodernisasi angkatan bersenjatanya.

Analis memperkirakan AS memiliki sekitar 3.800 hulu ledak nuklir, di mana 1.357 di antaranya dikerahkan.

Rudal DF-26

missilethreat.csis.org
Rudal DF-26.

Washington telah berulang kali meminta China untuk bergabung dengan Amerika Serikat dan Rusia dalam menandatangani perjanjian kontrol senjata baru.

Informasi tentang pembangunan lebih banyak fasilitas penyimpanan senjata nuklir China datang ketika Wakil Menteri Luar Negeri AS Wendy Sherman akan mengadakan dialog pengendalian senjata dengan Rusia di Jenewa pada 28 Juli.

Sherman mengunjungi China awal minggu ini. Selama kunjungan itu, Beijing menuduh Washington menciptakan "musuh imajiner" untuk mengalihkan perhatian dari masalahnya sendiri untuk menekan China.

Beijing mengatakan persenjataannya tidak seberapa dibandingkan dengan AS dan Rusia.

China juga bersedia untuk bernegosiasi secara bilateral mengenai keamanan strategis "berdasarkan kesetaraan dan saling menghormati".

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri AS meminta China untuk terlibat dalam langkah-langkah praktis guna mengurangi risiko perlombaan senjata.

Sementara itu, anggota Kongres AS dari Partai Republik Mike Turner menyebutkan bahwa Beijing sengaja mengembangkan senjata nuklir untuk mengancam Washington dan sekutunya.

Dia berujar, penolakan China untuk merundingkan kontrol senjata harus menjadi perhatian dan dikutuk oleh semua negara yang bertanggung jawab.

 AS perlu memodernisasi sistem pertahanan penangkal nuklirnya dengan cepat.

Washington juga telah berulang kali meminta China untuk bergabung dengan AS dan Rusia dalam perjanjian kontrol senjata yang baru.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved