Stok Vaksin di Medan

Stok Vaksin di Medan Kian Menipis, Bobby Nasution: Kita Prioritaskan Untuk Vaksin Dosis Kedua

Stok vaksin di Medan kian menipis dan berikut ini tanggapan Wali Kota Medan Bobby Nasution

Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/GOKLAS WISELY
Seorang warga tuna rungu disuntik vaksin Covid-19 di Sentra Vaksinasi Bersama BUMN, Eks Bandara Polonia, Kamis (22/7/2021). 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN-Ada kabar menyebutkan bahwa stok vaksin di Medan kian menipis.

Terkait hal ini, Wali Kota Medan Bobby Nasution mengakuinya.

Kata Bobby Nasution, semasa pemberlakuan PPKM, vaksin lebih difokuskan untuk wilayah Jawa dan Bali.

"Memang (untuk stok vaksin) beberapa minggu ini kita agak sulit. Karena memang ketika PPKM darurat Jawa dan Bali itu vaksin semua difokuskan ke Jawa dan Bali," ujar Bobby di Hotel Santika Medan, Senin (26/7/2021).

Baca juga: Meninggal Usai Vaksin Covid-19, Ini Kata Keluarga Soal Riwayat Sakit Mahasiswa Poltekpar

Dikatakan Bobby, jika saat ini ada yang ingin vaksin namun masih belum bisa itu karena memang stok vaksin yang menipis.

"Jadi kalau ada penundaan bukan karena kesengajaan bukan karena keteledoran kita, buka, cuma memang karena stok kita menipis sekarang," ucapnya.

Ia pun mengaku jika saat ini pihaknya memprioritaskan bagi penerima vaksin dosis kedua.

"Jadi saat ini kita prioritaskan dulu untuk yang dosis kedua, karena kemarin juga kita rapat koordinasi dengan Pemko dan beberapa Menteri, itu memang disampaikan, vaksin dari target perhari kita diinfokan terus berapa kira-kira vaksin yang masuk ke daerah. Jadi kita tahu berapa penerima yang jumlahnya harus disesuaikan," katanya.

Baca juga: TERBONGKAR Penjualan Kartu Vaksin Covid-19 Palsu, Pelaku Catut Klinik dan Manfaatkan Facebook

Ia memastikan pasokan vaksin di Medan akan normal kembali pada Agustus 2021 mendatang.

"Nanti Agustus setelah datang vaksin dari luar negeri ini baru bisa normal lagi di Bulan Agustus, beberapa minggu ini memang kita agak sulit," tuturnya.

Ia juga menjelaskan Pemko Medan terus mengejar target Vaksinasi, dimana dari jumlah target 1,4 juta orang menjadi 1,9 juta jiwa orang yang akan divaksin.

Baca juga: MANFAAT Vitamin D Menyamai Vaksin Covid-19, DOkter Ungkap selain Meningkatkan Imunitas Tubuh

Jumlah ini bertambah karena adanya ketentuan baru dari Pemerintah Pusat bahwa Ibu menyusui dan anak usia 12-17 tahun diperbolehkan di vaksin.

"Saat ini jumlah yang divaksin sudah mencapai 50 persen lebih, tentunya ini akan kita genjot agar tercapai target jumlah warga Medan yang mendapatkan Vaksin," ujarnya.

Sementara itu amatan tribun-medan.com di lokasi, beberapa sentra vaksinasi di Medan memang ditutup sementara. Termasuk sentra vaksinasi BUMN di Eks Bandara Polonia.

"Memang tutup sementara, katanya stok vaksin belum mencukupi," ujar seorang petugas di depan gerbang eks Bandara Polonia.(cr14/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved