Anggota TNI Terlibat Kejahatan

Kodam I/BB Janji Tindak Tegas Anggota yang Bekingi Pelaku Penggelapan Mobil

Kodam I/Bukit Barisan berjanji akan menindak Victor Marihot Nainggolan jika terbukti bekingi pelaku kejahatan

Tayang:
HO
Sahat Martua Nainggolan (kanan) dan abang kandungnya Victor Marihaot Nainggolan saat berfoto bersama. Sahat dilaporkan menggelapkan mobil rental.(HO) 

Padahal, kata Chandra, harga mobil itu di atas Rp 140 juta. 

Baca juga: Anggota TNI Diamuk Sekelompok Warga di Papua, 1 Anggota Paskhas Kritis

"Mobilnya sudah dijual harganya Rp 22 juta, bayangkan coba harga segitu. Mereka transaksi ke Besitang. Itulah titik terakhir GPS di mobil rental itu," kata Chandra.

Meskipun sebelumnya Kodam I/Bukit Barisan membantah keterlibatan Victor Marihot Nainssolan, nyatanya anggota TNI AD itu terlibat. 

"Abangnya ada terima aliran dana, dan abangnya juga yang membantu pelariannya. Pelariannya jelas dibantu abangnya karena dia transfer dana ke adiknya selama pelarian," bebernya. 

Chandra mengatakan, sebelum Sahat Martua Nainggolan ditangkap, Victor Marihot Nainggolan sempat berjanji akan membantu korban mencari mobilnya yang telah dijual pelaku.  

Baca juga: Sosok Egianus Kogoya, Pimpinan KKB Baru Bentrok Lukai 2 TNI, Terpelajar & Darah Muda Anak Tokoh OPM

"Aku sudah beri waktu seminggu sejak tanggal 9 Juli kemarin. Tapi enggak ketemu mobilnya. Selama ini aku enggak enakan. Terus dia kemarin bilang, udah enggak bisa lagi ketemu mobilnya," kata Chandra.

Atas persoalan ini, Chandra pun berniat membuat laporan resmi ke Detasemen Polisi Militer I/5 Medan.

"Ini bisa ku laporkan ke Kodam dan Polisi Militer, kalau sampai Senin tidak ada kejelasan. Jadi supaya enggak berbelit-belit," katanya.

Sebelumnya, korban membuat laporan ke Polrestabes Medan dengan bukti lapor Nomor: LP/B/1361/YAN.2.5/K/VII/2021/SPKT/Polrestabes Medan/Polda Sumatera Utara tanggal 7 Juli 2021 lalu.

Baca juga: FAKTA-fakta Oknum TNI AD Bekingi Adik Larikan Mobil Rental, Kodam Turun Tangan hingga Kata Polisi

Pelaku Sahat Martua Nainggolan merupakan warga Desa Bulu Cina, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang.

Dalam modusnya, pelaku membawa abangnya yang merupakan anggota TNI AD untuk merental mobil.

Usai mendapatkan kepercayaan dari pemilik mobil, Sahat Martua Nainggolanmalah menjualnya.

Panit Sat Reskrim Polrestabes Medan, Ipda Jaya Syahputra mengatakan akan mengecek lebih lanjut kasus ini.

"Saya cek dulu ke penyidik, saya masih pimpin pasukan di lapangan PPKM Darurat," tuturnya.

Sempat Membantah

Kodam I/Bukit Barisan akhirnya angkat bicara terkait kasus penggelapan mobil yang dilakukan oleh Sahat Martua Nainggolan.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved