KABAR GEMBIRA, Pasien Positif Covid-19 di Kabupaten Langkat Terus Menurun, Saat ini 69 Hanya Dirawat
Zulkifli mengatakan, pemerintah saat ini terus melakukan pengawasan dan pencegahan wabah dengan melakukan serangkaian langkah.
Penulis: Satia | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN.com, LANGKAT-Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Kabupaten Langkat menyampaikan kabar gembira.
Berdasarkan laporan 24 Juni 2021, pasien positif Covid-19 yang masih dirawat berjumlah 69 orang.
Artinya, penyebaran virus Corona atau Covid-19, di Kabupaten Langkat dapat teratasi dengan baik.
Baca juga: PROMO Boombastis Suzuya Home Grosir, Harga Spesial untuk Kebutuhan Rumah Tangga
"Yang dirawat pertanggal hari ini 69 orang," kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Kabupaten Langkat, Zulkifli, Jumat (25/6/2021).
Sementara itu, untuk jumlah kasus positif di Kabupaten Langkat, kata dia berjumlah 1.368 orang.
"Kalau yang sembuh ada 1.127 orang dan meninggal dunia terkonfirmasi positif 172 orang," katanya.
Zulkifli mengatakan, pemerintah saat ini terus melakukan pengawasan dan pencegahan wabah dengan melakukan serangkaian langkah.
Terutama meminta kepada masyarakat agar tidak melakukan kegiatan lebih di luar, seperti berkerumun.
Kemudian, pihaknya juga meminta kepada seluruh masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan.
"Kita terus meminta kepada seluruh masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan," jelasnya.
Baca juga: TERBURU-BURU Ambil Uang, Pria Ini Alami Kejadian Mengejutkan saat Berada di ATM
Selain itu, adapun kegiatan lain yang dilakukan, dengan melakukan pembatasan kegiatan selama berapa di luar ruangan.
Kemudian, pihaknya juga sudah melakukan penutupan sementara terhadap lokasi wisata.
Perihal ini dilakukan, guna mengantisipasi penyebaran virus dari luar masuk ke Kabupaten Langkat.
"Sudah dilakukan pembatasan kegiatan skala mikro PPKM dan penutupan tempat-tempat wisata di daerah zona orange," ucapnya.
(Wen/Tribun-Medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/jenazah-pasien-covid-19-dimakamkan.jpg)