Fasilitas Publik di Binjai Rusak

Mulai Goyang-goyang, Jembatan di Belakang Rumah Dinas Wali Kota Binjai Membahayakan

Jembatan di belakang rumah dinas Wali Kota Binjai kian memperihatinkan lantaran tanah penopang ambles

Penulis: Satia | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/SATIA
Petugas Dinas Perhubungan Kota Binjai mengadang dan memaksa truk bermuatan pasir putar balik saat akan melintas di jembatan Bandar Senembah, yang lokasinya berada di belakang rumah dinas Wali Kota Binjai, Selas a(22/6/2021). Jembatan tersebut kini ambles.(TRIBUN MEDAN/SATIA) 

TRIBUN MEDAN.COM,BINJAI-Kondisi jembatan di belakang rumah dinas Wali Kota Binjai, persisnya di Jalan Gatot Subroto kian memperihatinkan dan membahayakan pengguna jalan.

Pasalnya, jembatan Bandar Senembah itu mulai goyang-goyang, lantaran penahannya ambles ke sungai.

Amblesnya penahan tersebut dikarenakan luapan air sungai, sehingga tebing pada tiap sisinya longsor.

Selain diakibatkan luapan sungai, kendaraan bermuatan berat yang sering melintas juga menjadi penyebab jembatan tersebut goyang. 

Baca juga: Dinas Pendidikan Binjai Sudah Lebih Awal Gelar Uji Coba Tatap Muka di Sekolah

Saat Tribun Medan di lokasi, terlihat lima orang petugas Dinas Perhubungan Kota Binjai standby menjaga agar truk bermuatan berat tidak melintas. 

Tak berapa lama di lokasi, satu unit truk yang membawa pasir mencoba melintasi jembatan langsung dipaksa putar balik oleh petugas. 

Bila kendaraan itu melintas, dikhawatirkan jembatan akan semakin parah dan ambles ke sungai. 

"Wooooi, jangan lewat. Putar balik," teriak petugas yang langsung sigap melihat truk itu, Selasa (22/6/2021). 

Sambil melarang, petugas berlari mengadang truk. 

Baca juga: Wali Kota Binjai Sebut Petani Adalah Pahlawan Pangan, Berharap Pangan Melimpah di Binjai

"Kami di sini menjaga agar tidak ada truk yang mencoba untuk lewati jembatan," kata petugas.

Petugas yang tidak ingin menyebut identitasnya itu mengatakan, bahwa kegiatan ini rutin dilakukan selama 24 jam.

"Kami di sini jaga setiap hari bang, 24 jam harus melarang truk lewat," ucap dia.

Selain di samping Rumah Dinas Wali Kota Binjai, pos penjagaan juga didirikan di Simpang Pertanian, Jalan Gatot Subroto. 

Baca juga: KPU Binjai Umumkan 4 Kelurahan Terendah Tingkat Partisipasi Politik

"Ada dua pos bang, satu lagi di Simpang Pertanian kami jaga 24 jam," ujarnya. 

Ia sendiri tidak mengetahui secara jelas, kapan jembatan tersebut diperbaiki oleh Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Sumatera Utara. 

"Kalau kapan jembatan diperbaiki gak tau, karena di sini hanya disuruh menjaga truk tidak lewat," ungkapnya.(wen/tribun-medan.com)
   

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved