NOVEL BASWEDAN - 2 Mata Hampir Buta akibat Penyerangan Air Keras, Novel Dihina Orang Berperkara

Penyidik senior KPK Novel Baswedan tidak kuasa menahan emosi saat menceritakan perjuangannya memberantas korupsi di Indonesia.

Editor: Salomo Tarigan
DOk KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG
Novel Baswedan 

"Saya kadang kala emosional, saya kalau cuma orang orang jahat yang benci sama saya, saya masih bisa memahami. Ketika orang yang seharusnya dia orang baik, kemudian dengan nalarnya sangat pendek kemudian dia malah justru membuat sesuatu (penghinaan) orang yang ingin berbuat untuk negara ini," jelasnya.

Ia mengaku tidak akan merugi jika mundur dari lembaga anti rasuah.

Bahkan dia siap mundur dari KPK jika negara sudah tidak memiliki komitmen untuk memberantas korupsi di Indonesia.

"Ketika melihat seolah-olah yang memberantas korupsi malah dikerjain, malah dibuat seolah-olah kami adalah orang-orang yang brengsek yang harus diuber ya memang lebih bagus ditinggalkan. Jadi pemberantasan korupsi tidak ada aja," jelasnya.

Baca juga: I Gede Arya Pering Terpilih Jadi Ketum IHGMA, Ini Yang Akan Ia Lakukan

Baca juga: KISAH Nabilla Bocah Perempuan 3 Tahun Alami Penyakit seperti Gondok dan Lidah yang Membengkak

"Terus mau memperjuangkan apa lagi. Saya merasa saya tidak hanya mendapatkan rezeki dari KPK kok. Saya keluar dari KPK juga tidak ada masalah kok. Tapi ketika terus dihina demikian, terus-terusan ini kadang kala saya merasakan bahwa ini sangat keterlaluan loh," sambungnya.

Alami Kekeringan Parah, Penduduk Desa Ini Dirikan Patung Alat Kelamin Raksasa untuk Minta Hujan

(Tribunnews.com/Igman Ibrahim)

NOVEL BASWEDAN - 2 Mata Hampir Buta akibat Penyerangan Air Keras, Novel Dihina Orang Berperkara

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved