News Video
I Gede Arya Pering Terpilih Jadi Ketum IHGMA, Ini Yang Akan Ia Lakukan
I Gede Arya Pering terpilih untuk kedua kalinya sebagai Ketua Umum Indonesian Hotel Manager Association (IHGMA) setelah Kongres II.
Penulis: Maurits Pardosi |
I Gede Arya Pering Terpilih Jadi Ketum IHGMA, Ini Yang Akan Ia Lakukan
TRIBUN-MEDAN.COM, PARAPAT - I Gede Arya Pering terpilih untuk kedua kalinya sebagai Ketua Umum Indonesian Hotel Manager Association (IHGMA) setelah Kongres II pada Jumat (18/6/2021) hingga Minggu (20/6/2021) di kawasan Danau Toba.
I Gede Arya Pering terpilih menjadi Ketum IHGMA untuk periode 2021 hingga 2024. Usai pemilihan ketum tersebut, ia mengungkapkan rencana yang ia akan lakukan di badan IHGMA.
"Kalau kita bilang rencana, otomatis pasti ada kerja tim yang kita susun terlebih dahulu dalam keanggotan kita. Setelah secara struktur sudah kita susun, lalu kita lihat apa yang sudah kita kerjakan agar terjadi konsistensi berjalan dengan baik. Dan apa ide baik yang akan dimasukkan dalam ADRT akan kita jalankan dengan baik," ujar I Gede Arya Pering dalam video yang diterima tribun-medan.com pada Senin (21/6/2021).
Ia punya rencana besar untuk pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di tubuh IHGMA agar tetap solid dan mampu mengembangkan dunia pariwisata, secara khusus layanan perhotelan.
Sehingga, ia juga menyinggung tiga poin utama yang termaktub dalam motto mereka, yakni: Profesional, Integritas, dan Jaringan.
"Ke depan, kita akan masuk ke ranah SDM, peran SDM yang unggul seperti apa. Ini yang akan kita gali luar biasa bersama teman-teman GM dan GM sendiri mengimprove Profesional, Integrity, dan Networking ini," sambungnya.
Saat disinggung dua calon yang menjadi kandidat Ketum, ia menjelaskan bahwa keduanya punya potensi yang luar biasa.
"Kalau untuk merangkul dua calon yang ada, kita masih melihat tim yang ada. Otomatis kita akan susun dengan teman-teman dan mekanisme seperti apa yang akan kita bangun. Dua-duanya juga punya potensi yang sangat luar biasa," terangnya.
Ia juga melanjutkan kiat yang dilakukan oleh organisasi IHGMA menjalankan usaha perhotelan di tengah pandemi Covid-19.
"Kiat khusus yang ada otomatis di IHGMA sudah berperan aktif dengan teman-teman assosiasi profesi dan teman-teman industri dengan Kementerian Pariwisata sehingga muncul CHSE. Kita minta semua teman-teman, mau tidak mau mari kita berstandarisasi secara CHSE terlebih dahulu," terangnya.
"Kedua, berbicara dengan pemilik suatu usaha hotel dimana kita berani mengkomunikasikan bahwa ada investasi yang harus kita lakukan," sambungnya
"Dan yang ketiga, mendukung peran aktif kita dalam setiap program prokes dengan event-event yang kita jalankan. Ini harus dikawinkan, bagaimana kegiatan hotel dapat berjalan sesuai dengan prokes," pungkasnya.
(cr3/tribun-medan.com)