News Video

Andi Firman, Pelukis Mural Disabilitas Asal Medan, Hasilkan Ratusan Mural di Tengah Keterbatasan

Lukisan Firman pun tak bisa dipandang sebelah mata. Gradasi warna dan detilnya terlihat apik dan rinci.

Meskipun kini tak lagi bisa berjalan dengan normal, ia mengaku hal tersebut tidak menghalangi hobinya untuk melukis.

"Enggak ada kendala, melukis itu hobi saya, saya senang melakukannya. Jadi kondisi saya sekarang ini tidak bisa menghalangi itu. Bukan kendala yang besar dan menghalangi untuk berkarya," tuturnya.

Hingga kini, Firman sudah menghasilkan lebih dari ratusan lukisan di berbagai media gambar dan jenis.

Firman pun mengerjakan mural dari berbagai permintaan bagi kerjasama dengan Pemerintah Daerah ataupun swasta.

"Alhamdulillah dari melukis udah bisa ke berbagai wilayah di Indonesia. Bagi saya yang paling bekesan waktu saya di Jakarta, melukis wajah-wajah orang yang lewat, saya bisa mengerjakannya dalam waktu 15 menit,"

"Biasanya saya melukis naturalis, seperti pemandangan alam. Tapi juga melukis jenis lain seperti surealis, realis dan aliran seni lukis lainnya," jelasnya.

Biasanya dalam satu kali melukis mural, Andi membutuhkan waktu satu minggu. Sementara biaya yang dibutuhkan untuk membeli cat bisa mencapai Rp 3 juta.

"Kalau biaya saya tidak patokkan, cuma biaya peralatan saja. Kalau ngerjakan dinding berukuran 5 meter biasanya butuh Rp 3 juta," ungkapnya.

Lelaki kelahiran 21 Juni 1968 ini juga menggeluti usaha percetakan yang terletak di Jalan Seto, Kecamatan Medan Area.

Namun ia masih aktif mengerjakan berbagai permintaan pengerjaan mural.

Ia mengatakan, di balik rumitnya lukisan mural semuanya dimulai dari hal yang sederhana.

"Saya mikirnya simpel saja, seperti waktu sekolah dulu dibilang pesawat rumit dibuat dari pesawat sederhana. Begitu juga dengan lukisan, gambar yang rumit dimulai dari gambar-gambar yang sederhana," pungkasnya.

(cr14/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved