KKB PAPUA TERKINI: Pertempuran Kembali Terjadi di Ilaga, 3 Teroris Anggota KKB Tertembak, Satu Tewas
Kontak tembak tersebut mengakibatkan 3 Pasukan KKB terkena tembakan. Informasi dari masyarakat dan hasil pantauan drone.
Kemudian, sekitar pukul 17.40 WIT, KKB kembali berulah dengan membakar sejumlah fasilitas Bandara Aminggaru Ilaga.
Akibatnya, sebuah menara, ruang tunggu, tiga perumahan perhubungan udara, satu pesawat berbedan kecil APMS, dan satu rumah warga, hangus.
Saat kejadian, aparat keamanan yang berusaha menuju ke lokasi ditembaki KKB, kontak senjata pun kembali terjadi.
Pada Jumat (4/6/2021) sekitar pukul 01.00 WIT, aparat keamanan berhasil mengamankan area Bandara Aminggaru.
Sepak Terjang Lekagak Telengen
Lekagak Telengen, merupakan salah satu pimpinan dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua, yang tengah diburu oleh TNI-Polri.
Kelompok ini sering berulah dengan menebar teror sehingga menyebabkan warga sipil hingga aparat menjadi korban.
Dilansir Tribunnews, namanya kerap terdengar tiap kali ada aksi teror terjadi di Papua.
Sosok ini terdengar setelah aksi penembakan pada seorang tukang ojek, hingga tewas di Kampung Eromaga, Distrik Omkia, Kabupaten Puncak, Papua, Rabu (14/4/21).
Korban yang tewas mengalami luka pada bagian kepala dan badan.
Oleh Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D Fakhiri, membenarkan aksi penembakan tersebut.
Selain serangan yang disebutkan, dikatakan bahwa Lekagak Telengen juga sempat akan melancarkan aksinya menyerang Freeport.
Akibat beberapa kejahatannya yang dinilai berat, Lekagak Telengen sampai kini menjadi buruan TNI-Polri.
Menurut Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri, mengungkap rentetan perjalanan KKB yang dipimpin Lekagak Telengen.
Menurut Fakhri Lekagak Telengen mendirikan KKB pada 2018, dia menjadi inisiator setiap penyerangan.
Saat itu, pemimpin Lekagak Telengen yang berasal dari Ilaga, lalu KKB pimpinan Sabinus Waker, yang berasal dari Intan Jaya.
Keduanya bergabung menuju Tembagapura, Kabupaten Mimika untuk mengganggu operasional PT Freeport.
Namun, rencana mereka ketahuan oleh aparat, kemudian TNI-Polri membuat langkah pengamanan, dengan melakukan penyekatan wilayah.
Namun, ada salah satu pimpinan KKB Jhony Botak, berhasil masuk ke Kali Kopi, di kawasan perkanntoran PT Freeport.
Fakhri mengatakan, kegagalan KKB masuk ke Freeport membuat keamanan di Intan Jaya menjadi tidak kondusif.
Selain itu kelompok Lekagak Telengen pernah melakukan penembakan pada tukang ojek hingga meninggal, dan juga Kopassus.
Penembakan anggota Kopassus tersebut terjadi pada 2019.
Menurut Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw, membenarkan telah terjadi baku tembak antara aparat keamanan dengan kelompok kriminal, di Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya.
Ada 2 TNI terluka parah, yaitu Lettu Inf Erizal Zuhri Sidabutar dan Serda Rizky.
Keduanya mengalami luka parah akibat baku tembak dengan anggota KKB Papua, hingga akhirnya keduanya dilaporkan meninggal dunia.
Keduanya tergabung dalam satgas penegakan hukum. (*)
Baca juga: KABAR TERBARU Kebrutalan KKB Papua, Kepala Desa dan 4 Keluarganya Serta Ajudan Bupati Ditembak Mati
• Pantasan KKB Papua Tak Takut Menantang TNI-Polri Perang Gerilya, Mereka Punya 5 Jenis Senjata Tempur
Baca juga: 5 Jenis Senjata KKB Papua, Ada dari Austria, Senjata AK 47 Buatan Uni Soviet, Dirampas dari Brimob
Baca juga: Ultimatum KKB Papua Ancam Tembak Mati Pendatang, Polri Langsung Bereaksi Tegas
Baca juga: TERJADI Kontak Senjata Aparat dengan KKB Papua, Puluhan Anggota KKB Lekagak Telenggen Dipukul Mundur
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dua Jam Kontak Senjata di Ilaga, Aparat Keamanan Pukul Mundur KKB" Artikel ini telah tayang di Kompas TV dengan judul Respons Ultimatum KKB yang Ancam Tembak Mati Pendatang, Polri: Papua adalah NKRI
Artikel ini juga telah tayang di Intisari dengan judul Pantas Saja Jadi Buruan, Rupanya Ini Sederet Kejahatan Brutal Pemimpin KKB Papua Lekagak Telengen, Pernah Tembak Mati Kopassus Sampai Berniat Serang Freeport
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/papuasurgawi.jpg)