Dua Minggu Setelah Dipastikan Meninggal dan Dikremasi, Pasien Covid-19 Ini Mendadak Pulang ke Rumah

Bagaimana tidak, setelah dipastikan meninggal dan dilakukan kremasi, tiba-tiba secara tak terduga seorang wanita kembali ke rumahnya.

Editor: Liska Rahayu
Mirror
Dua Minggu Setelah Dipastikan Meninggal dan Dikremasi, Pasien Covid-19 Ini Mendadak Pulang ke Rumah. 

TRIBUN-MEDAN.com – Baru-baru ini peristiwa mengejutkan terjadi di India.

Bagaimana tidak, setelah dipastikan meninggal dan dilakukan kremasi, tiba-tiba secara tak terduga seorang wanita kembali ke rumahnya.

Hal ini tentu saja mengagetkan keluarganya dan orang-orang sekitarnya.

Wanita itu pulang ke rumah dalam keadaan hidup tepat dua minggu setelah tanggal pemakamannya.

Pada 15 Mei 2021, keluarga Muktyala Girijamma (60) diberitahu bahwa Muktyala telah meninggal akibat Covid-19.

Baca juga: SELAIN COVID-19, India Diserang Penyakit Jamur Hitam Mirip Corona Menyerang Paru, Ginjal, Mulut

Baca juga: Kisah Pilu Perawat Cantik Hamil 7 Bulan, Harus Kehilangan Nyawanya dan Bayinya Demi Perangi Covid-19

Karena adanya peraturan jaga jarak, keluarga hanya bisa melihat jasad pasien dari jauh.

Jasad dibungkus rapat dengan plastik sampai tiba waktunya dikremasi, Daily Star melaporkan.

Sang keponakan yang bernama Nagu, mengatakan kepada wartawan bahwa ketika mereka mencoba mengunjungi Muktyala di Rumah Sakit Umum Pemerintah Vijayawada di India, mereka diberitahu bahwa Muktyala telah meninggal.

Dia berkata mengatakan,  "Dokter yang bertugas pada hari itu seharusnya memberi tahu paman saya bahwa Muktyala sebenarnya dipindahkan ke bangsal lain."

Dua Minggu Setelah Dipastikan Meninggal dan Dikremasi, Pasien Covid-19 Ini Mendadak Pulang ke Rumah.
Dua Minggu Setelah Dipastikan Meninggal dan Dikremasi, Pasien Covid-19 Ini Mendadak Pulang ke Rumah. (Mirror)

Baca juga: REKOR BARU COVID-19 di India, Angka Kematian Akibat Covid-19 di India Tembus 254.197 Korban Jiwa

"Tapi ia justru dengan salah mengatakan bahwa Muktyala meninggal karena Covid."

"Percaya, kami pergi ke kamar mayat untuk menjemput jasadnya di mana kami rupanya diberikan tubuh wanita lain."

"Karena kami tidak dapat memverifikasi tubuh sebelum mengambilnya karena sudah dibalut plastik rapi, kami membawa pulang jasad itu dan melakukan ritual terakhir."

"Sekarang, kami tidak tahu siapa yang kami kremasi itu".

Dua Minggu Setelah Dipastikan Meninggal dan Dikremasi, Pasien Covid-19 Ini Mendadak Pulang ke Rumah.
Dua Minggu Setelah Dipastikan Meninggal dan Dikremasi, Pasien Covid-19 Ini Mendadak Pulang ke Rumah. (Mirror)

Muktyala kembali ke desa Christianpet di Jaggaiahpet Mandal distrik Krishna pada hari Rabu (2/6/2021) tak lama sebelum anggota keluarga melakukan upacara Shraddha - pengiriman terakhir untuk kerabat yang telah meninggal.

Meski rumah sakit telah menawarkan 3.000 Rupee (Rp550 ribu) untuk transportasi pulang, Muktyala memilih untuk berjalan kaki sepanjang jalan.

Sesampainya di rumah, kata-kata pertamanya kepada kerabat yang kaget adalah keluhan bahwa tidak ada yang datang untuk menjemputnya.

Baca juga: Katanya Belum Puncak Covid-19 India, Tapi Dokter Sudah Menjerit Tak Sanggup Lagi Berjalan di IGD

Baca juga: WHO Peringatkan Virus B1617, Covid-19 India Kebal Vaksin dan Sudah Masuk Indonesia

Meski Muktyala telah "kembali dari kematian," keluarganya tak serta merta merasa kebahagiaan.

Sebab, anak laki-laki Muktyala yang berusia 36 tahun, yang dibawa ke rumah sakit di hari yang sama dengannya, meninggal karena Covid-19.

Wanita di Spanyol Dinyatakan Meninggal karena Covid-19 Menurut Data, tapi 9 Hari Kemudian Ia Pulang

Seorang pensiunan di Spanyol mengejutkan keluarganya saat ia kembali ke panti jompo 9 hari setelah dirinya disebut meninggal karena Covid-19.

Dilansir Mirror, rupanya wanita itu menjadi korban "salah identitas."

Kejadian bermula saat Rogelia Blanco (85) dinyatakan meninggal akibat Covid-19 pada 13 Januari 2021 saat menjalani perawatan di rumah perawatan khusus.

Pemakamannya dilakukan keesokan harinya.

Karena protokol kesehatan, keluarga Blanco tidak bisa menghadiri pemakaman itu, koran La Voz de Galicia mengabarkan.

Saat Rogelia tiba-tiba pulang ke panti jomponya di Xove, Spanyol Sabtu (23/1/2021), sang suami langsung menangis terharu.

Raman Blanco, yang juga tinggal di panti jompo Xove bersama istrinya, sangat terkejut ketika mengetahui bahwa yang meninggal adalah teman sekamar Rogelia saat menjalani perawatan.

"Saya tidak percaya. Saya menangis, setelah diberitahu kabar kematian istri saya," katanya kepada surat kabar itu.

Ilustrasi Covid-19.
Ilustrasi Covid-19. (freepik)

Yayasan San Rosendo, yang menjalankan panti tersebut, mengatakan kesalahan itu terjadi setelah Rogelia didiagnosis positif Covid dan dibawa ke panti jompo lain untuk isolasi bersama dengan pasien lain yang dinyatakan positif.

"Di antara orang tua yang dipindahkan, ada dua wanita yang ditempatkan di ruangan yang sama," kata yayasan itu, menurut surat kabar La Voz de Galicia.

Mereka dipindahkan ke rumah perawatan Os Gozos di Pereiro de Aguiar, 223km dari Xove, pada 29 Desember, kata surat kabar itu.

Baca juga: Alasan Amerika Ngotot Membongkar Asal Muasal Virus Corona, Kini India Darurat Butuh Vaksin Covid-19

Kesalahan identifikasi selama proses pemindahan dari Xove ke Pereiro de Aguiar menyebabkan ada satu orang yang dinyatakan meninggal pada 13 Januari, tetapi identitasnya salah.

Menurut outlet berita Spanyol, yayasan tersebut menyatakan penyesalannya atas insiden yang tidak menguntungkan itu.

Baca juga: KONDISI MALAYSIA TERBARU Lockdown Total, Risiko Ekonomi Bisa Runtuh, 9.020 Kasus Baru Covid-19

"Ini adalah peristiwa satu kali, di antara lebih dari 100 transfer yang telah dilakukan sejak Desember lalu ke Os Gozos," surat kabar itu mengutip pernyataan mereka.

Pengadilan telah diberitahu untuk membalikkan kesalahan atas kematian Blanco, kata pernyataan itu.

(*/Tribun-Medan.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pasien Covid-19 di India Pulang ke Rumah setelah Dinyatakan Meninggal, Keluarga Kaget

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved