Alasan Amerika Ngotot Membongkar Asal Muasal Virus Corona, Kini India Darurat Butuh Vaksin Covid-19

Negara India memang yang sangat membutuhkan vaksin Covid-19 pada saat ini.

Editor: AbdiTumanggor
Uang Sharma/AFP
SELAIN COVID-19, India diserang penyakit lain yang mirip virus corona. Saat ini India sangat membutuhkan vaksin Covid-19. 

Pantas Saja Amerika Ngotot Selidiki Asal-Usul Covid-19, Ternyata Jika Sumbernya Tidak Ditemukan, Maka Akan Bermunculan Varian-varian Baru.

TRIBUN-MEDAN.COM - Negara India memang yang sangat membutuhkan vaksin Covid-19 pada saat ini.

Negara itu mengalami lonjakan kasus Covid-19 dalam jumlah mengkhawatirkan sehingga membutuhkan vaksin secara besar-besaran.

Bahkan berbagai jenis vaksin sampai didatangkan oleh negeri Bollywood tersebut, termasuk datangkan vaksin yang belum teruji.

Menurut 24h.com.vn, pada Selasa (1/6/21), India datangkan tiga juta dosis vaksin Sputnik V dari Rusia.

Dilaporkan vaksin tersebut telah mendarat di Hyperabad, pada tanggal 1 Juni 2021.

Dengan volume mencapai 56,9 ton, vaksin ini merupaka vaksin terbesar yang didatangkan oleh India.

Vaksin ini didatangkan dengan penerbangan khusus RU-9450, yang mendarat di bandara Hyderabad, pada pukul 3.34 pagi waktu setempat.

Menurut pengumuman perusahaan pelayanan GMR Hyderabad Air Cargi vaksin Sputnik V ini harus ditangani secara khusus, misalnya disimpan pada suhu -20 derajat.

Tim Rumah Sakit Apollo mengumumkan bahwa mereka akan mulai mendistribusikan Sputnik V ke rumah sakitnya di India.

Distribusi akan dimulai minggu kedua Juni dengan perkiraan harga Rs 1.195 per dosis.

Sputnik V adalah vaksin ketiga yang disetujui untuk digunakan di India setelah Covishield dari Serum Institute dan Covaxin dari Bharat Biotech.

Sputnik V terdaftar di India di bawah prosedur lisensi penggunaan darurat pada 12 April.

Dengan kekurangan vaksin Covid-19 saat ini, banyak negara bagian India telah berulang kali menyerukan peningkatan pasokan dengan cepat.

Pada 1 Juni, India mencatat 127.510 infeksi baru, peningkatan harian terendah sejak 9 April, sehingga jumlah total infeksi Covid-19 menjadi 28.175.044 kasus.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved