Situasi di India Kacau, Sebuah Video Tunjukkan Jenazah Pasien Covid-19 Dibuang ke Truk Sampah

Bagaimana tidak, sebuah video mengerikan mengenai situasi Covid-19 di India memperlihatkan bagaimana para petugas menangani jenazah pasien Covid-19.

Editor: Liska Rahayu
Intisari
Sebuah jenazah pasien Covid-19 di India dimasukkan ke dalam truk sampah. 

TRIBUN-MEDAN.com – Sebuah video mengenai jenazah Covid-19 yang diperlakukan tidak dengan semestinya baru-baru ini memantik amarah netizen.

Bagaimana tidak, sebuah video mengerikan mengenai situasi Covid-19 di India memperlihatkan bagaimana para petugas menangani jenazah pasien Covid-19.

Video itu diketahui diambil di di Distrik Mahoba, Uttar Pradesh, India.

Baca juga: REKOR BARU COVID-19 di India, Angka Kematian Akibat Covid-19 di India Tembus 254.197 Korban Jiwa

Baca juga: Covid-19 di India Terus Melonjak Sudah Melebihi 23 Juta Kasus, Indonesia Kirim Bantuan Oksigen

Rekaman tersebut menunjukkan polisi setempat memuat mayat ke dalam truk sampah.

Insiden itu terjadi pada 29 Mei di kamar mayat rumah sakit di distrik Mahoba.

Video itu dibagikan secara luas dan menyebabkan kemarahan di kalangan masyarakat.

Masyarakat juga meminta agar pihak berwenang setemapt untuk melakukan penyelidikan.

Sebuah jenazah pasien Covid-19 di India dimasukkan ke dalam truk sampah.
Sebuah jenazah pasien Covid-19 di India dimasukkan ke dalam truk sampah. (Intisari)

Seorang petugas polisi distrik Mahoba, RK Gautam mengatakan, pada 31 Mei dia meminta untuk dilakukan penyelidikan atas insiden itu selama 24 jam.

Dalam video tersebut terlihat dua polisi membawa jenazah yang dibungkus tas hitam.

Polisi ketiga berdiri di dekatnya, menginstruksikan bagaimana cara meletakkan mayat di tempat sampah.

Seseorang yang berdiri di atas truk sampah membantu dua polisi mengangkat jenazah.

Baca juga: Lonjakan Covid-19 di India, Perdana Menteri Dituntut Mundur, 4.000 Orang Meninggal Sehari

Korban diidentifikasi sebagai seorang pria berusia 50 tahun, yang baru saja pindah ke lokasi beberapa hari yang lalu.

“Ayah saya menunjukkan gejala seperti lemas dan lelah, jadi dia dibawa ke rumah sakit.

"Tapi dia meninggal sebelum dokter sempat merawatnya," kata anak korban.

Baca juga: LEDAKAN COVID-19 di India, Kakanim Klas I Medan Pastikan tak ada WNA dari India Masuk ke Sumut

Sumber pemerintah setempat menyalahkan keluarga korban karena menolak menerima jenazah setelah diautopsi.

Sistem kesehatan India benar-benar kewalahan menghadapi gelombang kedua pandemi Covid-19. Tercatat dalam satu hari sebanyak 50 dokter meninggal dunia karena infeksi Covid-19.
Sistem kesehatan India benar-benar kewalahan menghadapi gelombang kedua pandemi Covid-19. Tercatat dalam satu hari sebanyak 50 dokter meninggal dunia karena infeksi Covid-19. (eva.vn)
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved