Pantas Saja Kesakitan Setiap Hari, Terungkap Isi Perut Wanita Ini Usai Dioperasi
Benda di dalam perut si ibu benar-benar membuatnya kesakitan. Dalam pengakuannya, ibu itu sudah pergi ke rumah sakit tempat ia dioperasi.
TRIBUN-MEDAN.com - Seorang ibu mengalami hal mengerikan setelah melakukan operasi perut.
Benda di dalam perut si ibu benar-benar membuatnya kesakitan.
Dalam pengakuannya, ibu itu sudah pergi ke rumah sakit tempat ia dioperasi.
Baca juga: Meski Sedih karena Aurel Keguguran, Atta Halilintar Bantu Anak Karyawannya yang Baru Operasi Lambung
Tapi kondisinya tak dianggap penting.
Dilansir Tribun-Medan.com dari Bangka Pos, peristiwa menyakitkan ini terjadi kepada ibu dengan tujuh anak di Aydin, barat daya Turki.
Sebagaimana diwartakan Mirror pada Jumat (28/5/2021), Nurcihan Ogmen (61) nama ibu itu, awalnya diberitahu dokter bedah bahwa rasa sakit biasa dirasakan setelah operasi yang dijalaninya.
Baca juga: Netanyahu tak Gentar Tetap Perintahkan Israel Serang Palestina: Belum Berakhir & Operasi Berlanjut
Operasi itu dilakukannya di rumah sakit swasta di Kusadasi pada 5 Maret 2021.
Saat mengeluhkan kondisinya, ibu ini malah diminta pulang.
"Setelah operasi rasa sakitnya semakin parah," tutur Nurcihan.
"Jadinya sangat parah sampai saya pergi kontrol hampir setiap pekan. Dokter tidak mempercayai saya, dan menyuruh pulang dengan berkata saya hanya perlu bersabar."
Baca juga: Hari Ke-10 Operasi Ketupat Toba, Polda Sumut Putar Balik 8.333 Kendaraan
"Setiap kali dia menyuruh saya pulang, dia sama sekali tidak mendengarkan saya."
"Saya tak bisa menjelaskan rasa sakit luar biasa yang saya rasakan padanya." dilansir TribunJatim.com, Minggu (30/5/2021).
Kantor berita lokal AHaber melaporkan, kelebihan kulit di perut Nurchian dioperasi oleh dokter bedah berinisial LA.
Operasi itu berlangsung hampir lima jam dan Nurcihan dipulangkan keesokan harinya.
Namun ibu itu kembali masuk rumah sakit akibat perutnya bengkak dan merasa sangat sakit.
Oleh karena dokter bedah di Kusadasi bersikeras itu hal normal, Kubdettin Ogmen suami wanita tersebut lalu membawanya ke rumah sakit di negara bagian Soke, sebab gejalanya berlanjut selama dua bulan.
Baca juga: SOSOK Victor Yeimo Rekan Veronica Koman Ditangkap Satgas Operasi Nemangkawi, terkait Kerusuhan Papua
Saat itulah hasil rontgen menunjukkan ada gunting bedah tertinggal di perut Nurcihan Ogmen.
Ibu tersebut lalu datang lagi ke dokter bedah LA, dan operasi selama dua jam dilakukan untuk mengambil gunting itu.
Nurcihan Ogmen kini telah mengajukan komplain ke pihak berwenang terkait dokter bedah LA.
Administrasi rumah sakit dan personel medis lainnya yang terlibat dalam operasinya juga dia laporkan.
Hingga berita ini diunggah belum ada komentar dari pihak rumah sakit.
Baca juga: 8 Daftar Zodiak Diramal Dapat Keberuntungan Selasa 1 Juni 2021, Kabar Bahagia Datang untuk Keluarga
Benda asing bisa bersarang di perut pasien pasca-operasi hingga belasan tahun.
Hal itulah yang dialami Ma Van Nhat, seorang pria berusia 54 tahun di Vietnam, dan kasusnya diberitakan tahun 2017.
Sebuah gunting penjepit yang terbuat dari logam sepanjang kira-kira 15 sentimeter ditemukan bersarang di perut Nhat.
Benda itu diperkirakan sudah berada di sana sejak 18 tahun silam.
Seperti dilansir jaringan televisi nasional Vietnam, VTV, disebutkan, Nhat menduga benda itu tertinggal ketika dia menjalani operasi perut pada1998.
Kala itu, kata Nhat, dia harus dioperasi dalam keadaan darurat akibat kecelakaan lalu lintas.
Belakangan, Nhat kadang mengeluh sakit di bagian perut.
Baca juga: Diroasting Ridwan Remin, Raffi Ahmad Mati Kutu di Depan Nagita, Berlutut Mohon Ampun ke Istrinya
Baca juga: Ternyata Inilah Penyebab Aurel Keguguran, Dokter Sempat Sembur Istri Atta Halilintar
Namun, oleh dokter, dia hanya diberi obat tukak lambung.
Namun, sebuah pemeriksaan sinar-x yang dilakukan akhir tahun lalu mendapati sesuatu yang mengejutkan.
Ada peranti penjepit (forceps) sepanjang 15 sentimeter yang telah patah dan bersarang di dalam perut Nhat.
Dokter pun harus menggelar operasi untuk mengangkat benda asing itu.
Direktur Rumah Sakiat Bac Trinh Thi Luong kepada VTV seperti dikutip laman Indian Express mengatakan, “Sekalipun jika mereka yang bertanggung jawab kini telah pensiun, kami tetap berkewajiban menginformasikan ini kepada mereka."
“Kasus ini merupakan sebuah pelajaran bagi semua dokter," ungkap perempuan itu.
(*/ Tribun-Medan.com)
Artikel ini sudah tayang di Bangka Pos
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/operasi-vagina-dan-laser.jpg)