Hari Ke-10 Operasi Ketupat Toba, Polda Sumut Putar Balik 8.333 Kendaraan

Total kendaraan yang diputarbalikkan sejak dimulainya Operasi Ketupat Toba pada 6 Mei 2021, mencapai 8.333 unit.

Editor: Juang Naibaho
HO
Bus PMTOH yang datang dari Aceh menuju Kota Medan terpaksa diminta putar balik saat melintasi pos penyekatan II, di Desa Air Hitam, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, Jumat (7/5/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Hari ke-10 pelaksanaan Operasi Ketupat Toba 2021, Polda Sumatera Utara beserta polres sejajaran memutarbalikkan 1.302 kendaraan yang mencoba melintas pos penyekatan perbatasan provinsi dan kabupaten/kota.

Kabid Humas Polda Sumatera Utara Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan, kendaraan yang diputar-balik itu diantaranya sepeda motor sebanyak 636 unit dan mobil penumpang sebanyak 473 unit.

"Mobil bus sebanyak 34 unit, mobil barang 114 unit dan kendaraan khusus 45 unit. Jadi total hari kesembilan Ops Ketupat Toba 2021 sebanyak 1.768 unit," ujarnya.

Masih dikatakan Hadi, untuk total seluruh kendaraan yang diputar-balik sejak dimulainya Operasi Ketupat Toba pada 6 Mei 2021, mencapai 8.333 unit.

"Kalau ditotalkan seluruhnya mencapai 8.333 kendaraan yang diputar-balik yang mencoba melintasi pos penyekatan," ungkapnya, Minggu (16/5/2021).

Baca juga: Sanksi Putar Balik Kendaraan Diperpanjang Hingga 24 Mei, Ini Penjelasan Polda Sumut

Jumlah itu terdiri dari sepeda motor 2683 unit, mobil penumpang sebanyak 3795, mobil bus 669 unit, mobil barang 892 dan kendaraan khusus sebanyak 294 unit.

Selain memutar-balik kendaraan, petugas memeriksa 8.930 pemudik yang mencoba melintas pos pengamanan dan penyekatan perbatasan provinsi dan kabupaten/kota.

Kombes Hadi mengatakan, pemudik yang melintas dilakukan pemeriksaan swab antigen.

"Sepuluh hari operasi kita sudah memeriksa roda dua 2.683, mobil penumpang 3.795, bus 669 dan 294 Ransus," sebut dia.

"Hari kesembilan satu orang dan kesepuluh juga satu orang. Hal itu dinyatakan setelah petugas yang berjaga melakukan rapid test antigen, sedangkan yang sebelumnya dilakukan pemeriksaan terhadap 12 orang pemudik di perbatasan Madina, yang dinyatakan reaktif hanya satu, dan semua kita putar balik," sambungnya.

Untuk warga yang dinyatakan positif, lanjut Kombes Hadi, dilakukan isolasi karantina di rumah sakit setempat. "Di daerah Labuhanbatu," jelasnya.

Hadi menambahkan, Polda Sumut terus mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mudik lebaran seperti yang dianjurkan pemerintah.

Hal ini dilakukan untuk menekan angka penyebaran Covid-19.

Hadi juga menyampaikan bahwa pemeriksaan kendaraan dan pemeriksaan swab antigen akan terus dilakukan sampai tanggal 24 mei 2021 di setiap Pos Pengamanan.

"Polda Sumatera Utara terus mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mudik lebaran seperti yang dianjurkan pemerintah. Hal ini dilakukan untuk menekan angka penyebaran Covid-19," katanya.

(mft/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved