TERNYATA Bukan India, China, Atau AS, Inilah Wilayah Paling Mematikan di Dunia Akibat Covid-19

Rekor penyebaran Covid-19 tertinggi di dunia bukan hanya didominasi oleh India, China, dan Amerika Serikat.

Editor: AbdiTumanggor
ist
ICU di hampir semua RS di Brasil kini dipenuhi oleh pasien Covid-19 berusia muda, banyak di antara mereka meninggal dunia dengan cepat, tidak tertolong sama sekali. 

Hal itu terjadi sebulan sebelum pandemi Covid-19 pecah di Wuhan.

Tim WHO mengunjungi Laboratorium Virus di Wuhan, China.
Tim WHO mengunjungi Laboratorium Virus di Wuhan, China. (reuters)

Kementerian Luar Negeri China dan Institut Virologi Wuhan telah membantah laporan intelijen AS, menyebutnya tidak akurat. China selalu menolak teori bahwa virus itu bocor dari laboratorium.

Teori bahwa virus SARS-CoV-2 bocor dari Institut Virologi Wuhan pada awalnya ditolak oleh sebagian besar ahli dan pejabat kesehatan karena itu adalah teori konspirasi.

Tetapi beberapa ilmuwan terkemuka terus mempertanyakan asal mula sebenarnya dari pandemi yang telah menewaskan hampir 3,5 juta orang di seluruh dunia.

Penasihat Organisasi Kesehatan Dunia Jamie Metzl, yang bekerja di pemerintahan Presiden AS Bill Clinton, mengatakan teori bahwa virus yang bocor dari laboratorium itu mungkin.

Karena para ilmuwan terus mencari, memahami virus dengan niat baik untuk mengembangkan vaksin.

Anthony Fauci, direktur Institut Nasional AS untuk Alergi dan Penyakit Menular, mengatakan pada 24 Mei 2021 bahwa dia tidak sepenuhnya percaya virus itu berevolusi secara alami dan mendesak penyelidikan ekstensif.

Dengan kata lain, banyak ilmuwan terkemuka di dunia percaya bahwa ada kebutuhan untuk penyelidikan lebih lanjut tentang asal usul virus SARS-CoV-2, di mana kebocoran dari laboratorium merupakan hipotesis.

Penelitian Virus Corona di Laboratorium yang terdapat di Wuhan, China, sebelum terjadinya pandemi Covid-19.
Penelitian Virus di Laboratorium yang terdapat di Wuhan, China, sebelum terjadinya pandemi Covid-19. (South China Morning Post)

Tidak ada kesimpulan yang memuaskan tentang asal mula virus.

Hasil penyelidikan asal usul virus SARS-CoV-2, yang diumumkan pada Maret oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan pemerintah China.

Hasilnya mereka memunculkan kemungkinan baru tentang asal-usul virus.

Baca Juga: Bak Umumkan Berita Besar, China Akhirnya Beri Penjelasan Detail Asal-Usul Virus Corona, Setelah Dituduh Amerika Berikan Tuduhan Ini

Namun penelitian tersebut belum membuktikan bagaimana penyakit itu berkembang, menginfeksi kelelawar ke perantara seperti trenggiling dan kemudian menginfeksi manusia.

Laporan WHO mengatakan bahwa hipotesis bahwa virus bocor di laboratorium "sangat tidak mungkin".

mengutip bahwa tidak ada staf peneliti di Institut Virologi Wuhan yang terinfeksi virus sebelum Desember 2019.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved