Guru SD di Toba Korban Pembunuhan
Pembunuhan Guru Martha Elisabeth Butarbutar, Bupati Poltak Sitorus: Kejar Pelaku Sampai ke manapun!
Bupati Toba Poltak Sitorus meminta pihak kepolisian fokus menyelidiki kasus pembunuhan guru SD Martha Elisabeth Butarbutar hingga terang-benderang
Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Hendrik Naipospos
TRIBUN-MEDAN.COM - Bupati Toba Poltak Sitorus meminta pihak kepolisian fokus menyelidiki kasus pembunuhan guru SD Martha Elisabeth Butarbutar hingga terang-benderang.
Hal ini disampaikan Bupati usai menyambangi rumah duka, Rabu (26/5/2021).
"Kejar, sampai kemana pun. Jangan biarkan. Clue yang sangat kecil, tolong dikembangkan. Supaya persoalan ini tidak terulang lagi di kemudian hari," ujar Poltak Sitorus.
Tak hanya di kalangan kepolisian.
Bupati juga meminta masyarakat sekitar memberikan informasi terkait kasus pembunuhan Martha Elisabeth Butarbutar.
Informasi masyarakat dianggap penting untuk menguak pembunuhan sadis di wilayah Desa Lumban Lobu.
"Jadi kami mohon supaya kalau ada informasi dari teman-teman ataupun masyarakat yang tahu terkait hal ini agar segera melaporkannya ke pihak yang berwajib," ucapnya.
Saat ini, pihak Polda Sumut telah turun ke lapangan.
Tim Inafis Polda Sumut sedang berada di lokasi kejadian, tepatnya di rumah yang ditinggali korban.
"Kita mohon dan kita berterimakasih kepada pihak Polda agar dengan betul-betul dilakukan apa yang bisa dilakukan untuk menemukan pelakunya ini," ungkapnya.
Baca juga: Pembunuh Guru SD di Toba Berkeliaran, Tim Inafis Polda Sumut Turun Tangan
24 Luka Tikaman
Penyidik kepolisian mengintensifkan penyelidikan kasus pembunuhan sadis guru Sekolah Dasar (SD) Martha Elisabeth Butarbutar.
Kasubbag Humas Polres Toba Iptu Bungaran Samosir menjelaskan, hingga kini pihaknya masih mengumpulkan data-data dari lapangan.
"Kasusnya masih dalam penyelidikan dan pengembangan. Untuk selanjutnya, personel Satreskrim akan mendalami kasus dan melakukan pengumpulan data dan informasi di Tempat Kejadian Perkara (TKP)," ujar Iptu Bungaran Samosir, Selasa (25/5/2021).
Baca juga: SUASANA Rumah Duka Guru SD Toba Martha Elisabeth Butarbutar, Isak Tangis Bersahut-sahutan
Terkait kabar CCTV yang berada di lokasi, pihak kepolisian menyatakan telah memastikan bahwa ternyata hanya sebuah saklar listrik.