Guru SD di Toba Korban Pembunuhan
SUASANA Rumah Duka Guru SD Toba Martha Elisabeth Butarbutar, Isak Tangis Bersahut-sahutan
Almarhum Martha Elisabeth Butarbutar akan dimakamkan secara adat di Desa Lumban Lobu, Kabupaten Toba, Rabu (26/5/2021).
Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Hendrik Naipospos
TRIBUN-MEDAN.COM - Almarhum Martha Elisabeth Butarbutar akan dimakamkan secara adat, Rabu (26/5/2021).
Martha Elisabeth Butarbutar adalah guru SD yang dibunuh secara sadis di rumahnya Desa Lumban Lobu, Kabupaten Toba.
Pantauan wartawan Tribun Medan, rumah duka sudah dipenuhi keluarga almarhum.
Isak tangis terdengar bersahut-sahutan.
Pejabat Kabupaten Toba juga berada di rumah duka.
Termasuk Kadis Pendidikan Parlinggoman Panjaitan.
Kepada awak media Parlinggoman Panjaitan menjelaskan adat dimulai pukul 10.00 WIB.
Baca juga: BREAKING NEWS Hari Ini Guru SD di Toba yang Tewas Dibantai Dimakamkan Secara Adat
24 Luka Tikaman
Penyidik kepolisian mengintensifkan penyelidikan kasus pembunuhan sadis guru Sekolah Dasar (SD) Martha Elisabeth Butarbutar.
Kasubbag Humas Polres Toba Iptu Bungaran Samosir menjelaskan, hingga kini pihaknya masih mengumpulkan data-data dari lapangan.
"Kasusnya masih dalam penyelidikan dan pengembangan. Untuk selanjutnya, personel Satreskrim akan mendalami kasus dan melakukan pengumpulan data dan informasi di Tempat Kejadian Perkara (TKP)," ujar Iptu Bungaran Samosir, Selasa (25/5/2021).
Terkait kabar CCTV yang berada di lokasi, pihak kepolisian menyatakan telah memastikan bahwa ternyata hanya sebuah saklar listrik.
"Soal CCTV tersebut enggak ada. Yang itu saklar, pengatur lampu hidup dan mati pakai cahaya sinar," terangnya.
Kasus kematian tragis Martha Butarbutar ini sempat menghebohkan warga Desa Lumban Lobu.
Kasat Reskrim Polres Toba AKP Nelson Sipahutar terjun langsung ke TKP untuk mengusut kasus pembunuhan tersebut.