BAKU TEMBAK di PAPUA, Anak Buah Teroris KKB Lekagak Telenggen Tewas Ditembak Satgas Nemangkawi
Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri, di Jayapura, Kamis (20/5/2021) mengatakan enam KKB berkumpul di Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak Papua.
TRIBUN-MEDAN.COM - Pasukan TNI-Polri menewaskan satu orang anggota teroris kelompok kriminal bersenjata (KKB) dalam kontak senjata di Distrik Ilaga Utara, Kabupaten Puncak, Papua, Jumat (21/5/2021).
Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Humas Operasi Nemangkawi, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy mengatakan, kontak senjata terjadi di Kampung Maki, pukul 12.30 WIT.
Kontak senjata melibatkan pasukan TNI-Polri dengan kelompok kriminal bersenjata pimpinan Lekagak Talenggen.
Dalam kontak senjata itu, satu anggota kelompok kriminal bersenjata tewas.
"Kontak tembak TNI-Polri dengan kelompok teroris Lekagak Telenggen di Kampung Maki pada hari Jumat, 21 Mei 2021, jam 12.30 WIT, 1 teroris (KKB) tewas," kata Iqbal.
Setelah melakukan penyisiran identifikasi terhadap satu anggota KKB yang tewas diketahui bernama Welenggen Tabuni, anak buah dari Lekagak Telenggen.
"Satu orang KKB meninggal dunia atas nama Welenggen Tabuni," kata Kasatgas Humas Ops Nemangkawi Kombes M Iqbal Alqudusy dalam keterangan tertulisnya, Jumat petang.
Selain menemukan satu jenazah KKB, di lokasi kontak senjata juga ditemukan barang bukti lain, di antaranya satu bendera bintang kejora, empat butir amunisi 5,56 mm, satu parang.
Kemudian, satu busur panah, satu kalung pluit, satu KTP atas nama Welengen Tabuni dan beberapa dokumen.
Iqbal menuturkan, ada seorang dari KKB yang kabur pasca-kontak tembak itu.
Saat ini, aparat juga melakukan pengejaran terhadap kelompok teroris tersebut.
"Personel dan materil dalam keadaan aman dan lengkap. Satu orang KKB melarikan diri ke arah muara," ujar Iqbal.
Sebelumnya Kapolda Papua Inspektur Jenderal (Irjen) Mathius D Fakhiri, di Jayapura, Kamis (20/5/2021) mengatakan enam KKB berkumpul di Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua.
Kekuatan mereka diperkirakan mencapai 150 orang yang aktif, belum termasuk simpatisan.
"Dari enam kelompok yang sedang berkumpul di Ilaga, yang aktif sekitar 150 orang, tetapi kalau dengan peserta cukup besar," kata Fakhiri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/4-fakta-ayah-dan-anak-ditembak-mati-tni-identitas-korban-dan-kelompok-kkb-papua-egianus-kogoya.jpg)