Petugas Pengamat Gunung Sinabung Armen Putra dan Impian Kunjungi Gunung Berapi di Jepang

Armen ditempatkan di Kabupaten Karo untuk mengamati Gunung Sinabung sekitar tahun 2010 lalu, tepatnya saat letusan besar kedua.

Penulis: Muhammad Nasrul |
Tribun Medan/HO
Petugas pengamat gunung, Armen Putra, mengamati pergerakan aktivitas vulkanik Gunung Sinabung. Ia telah bertugas sebagai pengamat Gunung Sinabung sejak 2010. 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Muhammad Nasrul

TRIBUN-MEDAN.com, KABANJAHE - Sesuai dengan tugasnya, pengamat ini memiliki tugas memantau segala bentuk aktivitas dari gunung api. Jika aktivitas gunung berbeda dari biasanya, maka pengamat akan menyebarkan informasi agar masyarakat luas dapat mengantisipasi potensi dampak.

Di Sumatera Utara, salah satu gunung api yang cukup aktif adalah Gunung Sinabung. Setalah mengalami erupsi besar sekitar tahun 2010 lalu, Gunung Sinabung terus menjadi perhatian Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Lembaga pemerintah ini menempatkan petugas khusus untuk memantau perkembangan aktivitas gunung.

Salah satu petugas pengamat Gunung Sinabung yang cukup lama mengamati gunung setinggi 2460 MDPL ini adalah Armen Putra.

Armen, pria kelahiran Kota Solok, Sumatera Barat, 36 tahun silam itu bercerita, dirinya memulai karir menjadi petugas pengamat gunung setelah sebelumnya mendaftar menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di PVMBG pada tahun 2009. Armen menjelaskan, dirinya ditempatkan di Kabupaten Karo untuk mengamati Gunung Sinabung sekitar tahun 2010 lalu, tepatnya saat letusan besar kedua.

Baca juga: DESA MATI di Kaki Gunung Sinabung, Tak Ada Penghuni, Terasa Angker Hingga Buat Bulu Kuduk Merinding

"Untuk mengamati Sinabung, saya sudah ditugaskan sejak tahun 2010. Sebelumnya, saya tugas sebagai staf di kantor PVMBG di Bandung sekitar tahun 2009," ujar Armen, Selasa (18/5/2021).

Pria suku Minang ini mengungkapkan, dirinya tertarik menjadi petugas pengamat gunung karena pengalaman pribadi. Dirinya mengatakan, sekitar tahun 2005, ia merasakan secara lansung dampak letusan dari salah satu gunung api yang ada di Sumatera Barat, Gunung Talang.

Saat itu, Armen yang masih mahasiswa di Universitas Negeri Padang, merasakan dampak gunung meletus. Daerah tempat tinggalnya terkena dampak dengan diselimuti abu vulkanik yang cukup tebal.

PENGAMAT Gunung Sinabung Armen Putra mengecek aktivitas Gunung Sinabung di pos PGA Sinabung, Jalan Kiras Bangun, Simpangempat, Minggu (7/2/2021).
PENGAMAT Gunung Sinabung Armen Putra mengecek aktivitas Gunung Sinabung di pos PGA Sinabung, Jalan Kiras Bangun, Simpangempat, Minggu (7/2/2021). (TRIBUN MEDAN/M NASRUL)

"Dampaknya daerah kami diselimuti abu vulkanik yang cukup tebal. Dari sini lah saya mulai tertarik dengan aktivitas pemantauan gunung api," ungkapnya

Pria lulusan teknik elektro ini mengaku ia ingin memberikan informasi kepada masyarakat tentang mitigasi dan segala aktivitas dari gunung api.

Dirinya mengungkapkan, dengan adanya informasi secara akurat dari petugas yang berkompeten maka masyarakat akan memiliki pengetahuan dini. Terlebih, saat gunung api mengalami peningkatan aktivitas maka dampak bencana akan dapat diminimalisir.

"Jadi ini memang pekerjaan yang saya inginkan di mana ilmu yang saya punya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat," ungkapnya.

Dirinya menyebutkan, jika tidak bekerja menjadi petugas pengamat gunung, kemungkinan ia bekerja sebagai guru. Pekerjaan yang juga kental dengan misi pengabdian pada masyarakat. 

Diterima bekerja sebagai pengamat gunung api, menjadi salah satu impiannya yang telah tercapai. Sejak bergabung dengan PVMBG, dirinya semakin tertarik dengan gunung berapi dan bisa berkunjung ke berbagai wilayah untuk melihat gunung api.

Gunung Sinabung di Kabupaten Tanah Karo, Sumatera Utara, mengeluarkan abu vulkanik hingga enam kali sepanjang Kamis (13/8/2020).
Gunung Sinabung di Kabupaten Tanah Karo, Sumatera Utara, mengeluarkan abu vulkanik hingga enam kali sepanjang Kamis (13/8/2020). (Tribun-Medan.com/Risky Cahyadi)

Dirinya menceritakan, salah satu gunung yang sudah didatanginya ialah gunung api di Hawai. Gunung api itu merupakan salah satu gunung api aktif di dunia yang terus mengeluarkan material berupa lava.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved