Dihantam Topan Dahsyat, India Catat Rekor Kematian Covid-19, Kapal Tenggelam, Ratusan Orang Hilang

Ratusan orang lainnya dinyatakan hilang setelah tongkang 'P305', dinyatakan 'tenggelam' pada Selasa pagi di dekat rig minyak lepas pantai Bombay High.

Editor: Tariden Turnip
india today
Dihantam Topan Dahsyat, India Catat Rekor Kematian Covid-19, Kapal Tenggelam, Ratusan Orang Hilang. Tug boat kandas akibat Topan Tauktea yang melanda pantai barat India 

TRIBUN-MEDAN.COM - India dihantam dua bencana ganda tsunami COVID-19 dan topan dahsyat yang meluluhlantakan pantai barat dan menenggelamkan kapal. 

Saat Topan Tauktea melanda, negara ini melaporkan angka kematian pasien COVID-19 tertinggi Selasa 18 Mei 2021.

Selasa 18 Mei 2021 India melaporkan penurunan signifikan jumlah harian kasus Covid-19 harian jadi 263.533 kasus, tapi angka kematian melonjak jadi 4.329 pasien.

Ini adalah angka kematian tertinggi harian pasien COVID-19 yang dilaporkan India, meski diperkirakan angka sebenarnya bisa lima kali dari jumlah ini.

Suasana di satu krematorium di India
Suasana di satu krematorium di India (afp)

Dengan data terbaru ini, total kasus COVID-19 India mencapai 25,23 juta, dan total kematian 278.719 orang.

Dari lima negara bagian teratas yang menyumbang jumlah kasus Covid-19, satu diantaranya adalah yang paling menderita akibat Topan Tauktea, yakni Maharashtra dengan 26.616 kasus.

Bahkan dari 4.329 pasien COVID-19,  dilaporkan 1.000 orang berasal dari Maharashtra.

Negara bagian lain penyumbang tertinggi kasus COVID-19 adalah Karnataka dengan 38.603 kasus, diikuti Tamil Nadu dengan 33.075 kasus, Kerala dengan 21.402 kasus dan Benggala Barat dengan 19.003 kasus.

Shiva 18 tahun membuat bangsal isolasi di pohon
Shiva 18 tahun membuat bangsal isolasi di pohon (the print)

1.000 Dokter Meninggal 

Asosiasi Medis India (IMA) mengatakan India kehilangan 269 dokter dalam gelombang kedua Covid-19 yang melanda negara itu selama dua bulan terakhir.

Data berdasarkan negara bagian yang diungkapkan oleh IMA menunjukkan bahwa negara bagian seperti Bihar dan Uttar Pradesh menderita korban tertinggi di antara para dokter.

Di Bihar, 78 dokter telah meninggal, sementara di Uttar Pradesh, 37 telah meninggal dalam gelombang kedua.

Delhi, yang terkena dampak parah oleh gelombang kedua, kehilangan 28 dokter karena Covid-19.

India juga kehilangan 748 dokter lainnya dalam gelombang pertama Covid-19 tahun lalu.

Sementara IMA mengatakan bahwa seribu dokter telah meninggal karena Covid.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved