Walau Kematian, Kerusakan, dan Penderitaan Muncul Lawan Israel, Inilah Persenjataan Hamas Palestina
Israel membuat klaim bahwa serangan mereka hanya menyasar tempat-tempat yang digunakan sebagai basis kelompok militer Palestina.
Rudal jarak pendek mungkin adalah inventaris terbesar Hamas.
Untuk serangan jarak yang lebih pendek, mereka menggunakan tembakan mortir.
Tapi Hamas juga mengoperasikan berbagai sistem rudal jarak jauh seperti M-75 (hingga 75 kilometer), Subuh (100 kilometer), R-160 (120 kilometer), dan beberapa rudal M-302 (200 kilometer).
Jadi Hamas diyakini memiliki senjata yang dapat mencapai Yerusalem dan Tel Aviv serta seluruh jalur pantai yang merupakan rumah sebagian besar populasi dan lokasi infrastruktur penting Israel.

Sistem antirudal Kubah Besi Israel diklaim mampu membendung 90 persen lebih serangan rudal militan Palestina dan mampu menangkal sebanyak 2.000 roket.
Militer Israel mengklaim bahwa ratusan dari lebih dari seribu roket yang ditembakkan ke Israel selama tiga hari terakhir, jatuh di Jalur Gaza itu sendiri.
Ada yang menilai ini menandakan masalah dalam proses pembuatan senjata yang tumbuh di Gaza.
Militer Israel juga menyebut bahwa 90 persen dari semua rudal yang mencapai Israel dapat dicegat sistem anti-rudal Kubah Besi mereka.
Namun, sistem antirudal yang melindungi kota Ashkelon tampaknya tidak berfungsi akibat kerusakan teknis.
Artinya, di balik keberhasilan teknisnya yang luar biasa itu, sistem itu bukan layar antirudal.

Kilatan cahaya terlihat saat sistem pertahanan Kubah Besi Israel mencegat roket militan Palestina yang diarahkan ke sekitar kawasan Ashkelon, Rabu (12/5/2021).
Untuk mengantisipasi tembakan rudal, hanya ada pilihan terbatas.
Anda dapat menggunakan pertahanan antirudal.
Anda bisa juga menyerang persediaan dan fasilitas produksi lawan.
Secara teori Anda juga dapat melakukan operasi darat untuk mendorong peluncur rudal kembali ke luar jangkauan efektif.

:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/serangan-roket-hamas-ke-israel.jpg)