Walau Kematian, Kerusakan, dan Penderitaan Muncul Lawan Israel, Inilah Persenjataan Hamas Palestina

Israel membuat klaim bahwa serangan mereka hanya menyasar tempat-tempat yang digunakan sebagai basis kelompok militer Palestina.

Editor: AbdiTumanggor
GETTY IMAGES via BBC INDONESIA
Hamas memiliki sederet rudal yang membalas serangan militer Israel.(kiri) | Kilat roket berterbangan di langit malam hari dari Beit Lahia utara Gaza, ke Israel pada 14 Mei 2021. Israel membombardir Gaza dengan serangan udara dan artileri sebagai respons serangan roket yang dilakukan kelompok Hamas.(AFP PHOTO/MOHAMMED ABED) 

Sejauh ini, persenjataan paling signifikan di gudang senjata Palestina adalah berbagai macam rudal darat-ke-darat mereka.

Beberapa di antaranya diyakini diselundupkan melalui terowongan dari semenanjung Sinai di Mesir.

Terdapat dugaan, persenjataan lain seperti rudal anti-tank buatan Kornet, Rusia, yang digunakan dalam konflik beberapa hari terakhir, juga diselendupkan melalui terowongan itu.

Namun sebagian besar persenjataan Hamas dan Islamic Jihad diproduksi di pusat manufaktur yang relatif canggih di Jalur Gaza.

Sejumlah pakar dari Israel maupun negara lain yakin Iran berperan penting dalam membangun industri persenjataan tersebut.

Atas asumsi itu, Israel menjadikan pabrik dan gudang senjata di Gaza sebagai salah satu sasaran utama serangan militer mereka.

Sangat mustahil memperkirakan jumlah rudal yang dimiliki Hamas.

Rudal mereka diyakini memiliki daya jangkau yang beragam.

Militer Israel memiliki perkiraan sendiri, tapi enggan membagikannya ke publik.

Para pejabat Israel hanya akan berkata bahwa mereka yakin Hamas dapat terus-menerus menembakkan rudal dalam kurun waktu lama.

Kelompok militan Palestina menggunakan berbagai macam rudal.

Sejauh ini tidak terlihat kebaruan dalam desain dasar rudal mereka.

Akan tetapi, daya jangkau dan muatan eksplosif rudal itu diyakini meningkat.

Hamas memiliki sejumlah rudal sistem jarak pendek seperti Qassam (daya jangkau 10 kilometer) dan Quds 101 (16 kilometer).

Ada juga Grad dan Sejil, keduanya mampu melesat hingga 55 kilometer.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved