Viral Medsos
MENGERIKAN Video Detik-detik Gedung Bertingkat Runtuh Dalam Sekejap Setelah Dibom Israel di Gaza
Serangan terhadap gedung di Kota Gaza Palestina terjadi setelah pemilik gedung mendapat telepon dari militer Israel
"Bom akan menimpa kantor kami. Kami turun tangga dari lantai 11 dan kini menatap gedung dari jauh, berdoa agar tentara Israel akan menarik diri," tulisnya.
Juru bicara Gedung Putih Jen Psaki dalam cuitannya menulis: "Kami telah berkomunikasi langsung dengan Israel dan meminta agar keamaman wartawan dan media independen merupakan tanggung jawab besar yang harus dijaga."
Militer Israel menyebut gedung itu menampung "aset militer" milik kelompok Hamas.
Namun pemilik gedung menyanggah bahwa ada militer Hamas di gedung tersebut, lapor wartawan BBC di Gaza, Rushdi Abualouf.
Pemilik gedung mengatakan gedung itu merupakan kantor berbagai media, bisnis dan juga 60 apartemen residensial.
Hamas membalas dengan meluncurkan puluhan roket ke berbagai kota, dan menewaskan satu pria di dekat Tel Aviv.
Serangan udara Israel juga menggempur kamp pengungsi di Gaza, menewaskan paling tidak 10 orang, termasuk delapan anak-anak, menurut para pejabat.
Sejauh ini setidaknya 139 orang meninggal di Gaza dan sembilan di Israeal sejak konflik mulai Senin (10/05) lalu.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memperingatkan Jumat (14/5/2021) serangan terbesar terhadap Hamas yang telah dilakukan belum selesai dan akan berlanjut.
Tentara Israel memeriksa gedung yang rusak di kota Ashkelon akibat roket Hamas.
Sementara sayap bersenjata kelompok Palestina, Hamas, juga terus menggencarkan serangan roket ke wilayah Israel.
"Mereka menyerang ibu kota kami, meluncurkan roket ke kota-kota kami. Mereka akan membayar ganjaran dan kami akan terus melanjutkan," kata Netanyahu menyusul rapat keamanan di markas militer di Tel Aviv.
"Ini belum selesai," katanya.
Juru bicara tentara Israel mengatakan 7.000 tentara cadangan telah dipanggil untuk bersiap.
Di Gaza, setidaknya 119 orang—termasuk 31 anak-anak—dilaporkan tewas akibat serangan udara Israel sejak serangan terjadi pada Senin (10/05) lalu.
Sementara di Israel, delapan orang meninggal sejauh ini.
Wartawan BBC di Gaza mengatakan wilayah itu mengalami masa paling sulit sejak perang pada 2014.
(*/tribun-medan.com)
Artikel ini telah tayang di SerambiNews.com dengan judul Israel Beri Satu Jam untuk Jurnalis Berbagai Media Selamatkan Diri sebelum Kantornya Dibom di Gaza
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/israel-bunuh-4-tokoh-otak-pengembang-roket-hamas.jpg)