Viral Medsos

MENGERIKAN Video Detik-detik Gedung Bertingkat Runtuh Dalam Sekejap Setelah Dibom Israel di Gaza

Serangan terhadap gedung di Kota Gaza Palestina terjadi setelah pemilik gedung mendapat telepon dari militer Israel

Editor: AbdiTumanggor
afp
Israel menghancurkan bangunan berlantai 14 di Gaza 

TRIBUN-MEDAN.COM - Serangan terhadap gedung di Kota Gaza Palestina terjadi setelah pemilik gedung mendapat telepon dari militer Israel yang menyatakan gedung itu akan dihantam rudal dari udara, Sabtu (15/5/2021).

Jawad Mehdi, pemilik Jala Tower, mengatakan perwira intelijen Israel memperingatkannya bahwa ia hanya punya satu jam untuk evakuasi, lapor kantor berita AFP.

Dalam telepon dengan perwira itu, AFP mendengarnya meminta tambahan 10 menit agar para wartawan dapat mengangkut peralatan sebelum evakuasi.

"Beri kami 10 menit tambahan," katanya, namun perwira Israel itu menolak.

Api membumbung tinggi membakar pemukiman warga Palestina di Gaza oleh serangan udara tentara Israel, Selasa (11/5/2021)
Pemukiman warga Palestina di Gaza oleh serangan udara tentara Israel, Selasa (11/5/2021) (Istimewa via Tribun)

Al-Jazeera, jaringan media yang didanai pemerintah Qatar, menyiarkan serangan itu secara langsung dan menunjukkan gedung itu hancur.

"Saluran televisi ini tak akan bisa dibungkam. Al Jazeera tidak akan bisa dibungkam," kata presenter bahasa Inggris, Al Jazeera, Halla Mohieddeen secara emosional.

"Kami dapat menjamin itu sekarang," tambahnya seperti di lansir BBC Indonesia.

Koresponden Al Jazeera Safwat al-Kahlout, yang bekerja di kantor itu dalam 11 tahun terakhir mengatakan: "Saya meliput banyak peristiwa dari gedung ini, pengalaman profesional kami, dan sekarang semuanya musnah dalam dua detik. Musnah."

"Dunia akan kurang banyak tahu tentang apa yang terjadi di Gaza karena apa yang terjadi hari ini," lanjutnya.

toton video runtuhnya gedung bertingkat:

Sementara itu, CEP Assoicated Press, Gary Pruitt mengatakan: "Kami terkejut dan ketakutan bahwa militer Israel menyasar dan menghancurkan gedung yang juga merupakan kantor biro AP dan media lain di Gaza. Mereka tahu lokasi kantor kami dan tahu wartawan kami di sana. Kami menerima peringatan gedung itu akan dihancurkan."

"Kami mencari informasi dari pemerintah Israel dan juga kami kontak Kementerian luar negeri AS untuk mencari tahu lebih lanjut," kata Pruitt dalam satu pernyataan.

Tank tempur Israel dikerahkan ke perbatasan Jalur Gaza, Palestina.
Tank tempur Israel dikerahkan ke perbatasan Jalur Gaza, Palestina. (AFP)

"Ini perkembangan yang menyedihkan. Kami lolos dalam waktu singkat dan berhasil menghindari jatuhnya banyak korban. Selusin wartawan AP berada di dalam gedung dan untungnya berhasil evakuasi."

"Dunia akan kurang banyak tahu tentang apa yang terjadi di Gaza karena apa yang terjadi hari ini," tambahnya.

Sebelum gedung itu hancur, koresponden AP di Gaza, Fares Akram mengunggah cuitan tentang pengeboman.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved