Gaza Palestina Luluh Lantak Diserang Militer Israel, 119 Warga Tewas dan 830 Luka-luka

Jalur Gaza yang dikuasai militan Hamas Palestina dibombardir serangan udara dan darat militer Israel selama empat jam

Editor: AbdiTumanggor
afp
Bom Israel yang dijatuhkan di Jalur Gaza menimbulkan bola api 

TRIBUN-MEDAN.COM - Jalur Gaza yang dikuasai militan Hamas Palestina dibombardir serangan udara dan darat militer Israel selama empat jam sejak Kamis 13 Mei 2021 malam hingga Jumat 4 Mei 2021 dini hari.

Akibatnya, jumlah korban tewas meningkat menjadi 119 orang, termasuk 31 anak-anak.

"Jumlah korban dari pertempuran itu telah meningkat menjadi 119 orang tewas, termasuk 31 anak-anak dan 19 wanita, dengan 830 luka-luka," demikian laporan Kementerian Kesehatan Gaza.

Sementara, dari kelompok militan Hamas dan Jihad Islam telah mengkonfirmasi 20 kematian. Tetapi pihak Israel mengatakan jumlah itu jauh lebih tinggi.

Pihak Israel mengklaim sebagian besar korban tewas adalah militan Hamas dan dua sayap militernya. Sedangkan dari pihak Israel, 7 orang tewas termasuk seorang anak laki-laki berusia 6 tahun dan seorang tentara.

Ledakan bom yang dijatuhkan Israel di Beit Lahiya, Gaza utara 14 Mei 2021 menerangi malam hari.
Ledakan bom yang dijatuhkan Israel di Beit Lahiya, Gaza utara 14 Mei 2021 menerangi malam hari. (afp)

Pihak Israel juga mengatakan mereka sedang membersihkan jaringan terowongan kelompok militan.

Pemerintah telah mengerahkan sekitar 9 ribu pasukan di sepanjang perbatasan.

Sementara dari pihak Hamas, militan Palestina telah menembakkan sekitar 1.800 roket ke Israel dan dibalasmiliter Israel dengan serangan udara 600 kali.

Demikian dilaporkan Koresponden Al Jazeera Safwat al-Kahlout dari Gaza.

Jurnalis dari Al Jazeera, Youmna Al Sayed melakukan siaran langsung di Gaza, Palestina, di tengah serangan roket Israel, ditayangkan di YouTube Guardian News, Kamis (13/5/2021). (YouTube Guardian News)
Jurnalis dari Al Jazeera, Youmna Al Sayed melakukan siaran langsung di Gaza, Palestina, di tengah serangan roket Israel, ditayangkan di YouTube Guardian News, Kamis (13/5/2021). (YouTube Guardian News)

Safwat al-Kahlout juga Mengatakan seorang wanita dan ketiga anaknya adalah korban tewas terbaru dalam serangan udara Israel.

Dia mengatakan jasad keempat korban telah dievakuasi pihak berwenang, setelah sempat terhambat akibat  pemboman Israel.

Kahlout juga mengatakan bahwa rumah sakit di Gaza mengimbau donor darah karena kekurangan setelah "gelombang besar" cedera.

Serangan Israel memaksa banyak keluarga juga terus mengungsi dan mencari perlindungan di sekolah-sekolah PBB.

Hamas diperkirakan sudah menembakkan sekitar 1.800 roket ke Israel sejak Senin malam.

Bom Israel yang dijatuhkan di Jalur Gaza menimbulkan bola api
Bom Israel yang dijatuhkan di Jalur Gaza menimbulkan bola api (afp)

Sebelumnya, Hamas mengklaim telah menembakkan sedikitnya 250 roket ke Israel dalam beberapa jam terakhir sebagai balasan atas pemboman yang menewaskan sedikitnya 119 warga Palestina.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved