Ibu Mana yang Tidak Terkejut Ketika Tahu Putrinya yang Masih Berusia 14 Tahun Sudah Jadi PSK
Ternyata, TW bukan kali ini saja menemukan isi dompet anaknya itu berisi uang sejutaan, tetapi ia berusaha mencari tahu sendiri.
TRIBUN-MEDAN.COM - Berawal dari rasa heran putrinya yang masih beranjak remaja itu punya uang begitu banyak, TW menemukan fakta menyedihkan.
Putri yang disayanginya tersebut ternyata terlibat prostitusi online sebagai pekerja seks komersial (PSK).
Ternyata, TW bukan kali ini saja menemukan isi dompet anaknya itu berisi uang sejutaan, tetapi ia berusaha mencari tahu sendiri.
Betul yang dikhawatirkan hatinya sejak awal, sang anak terlibat prostitusi online.
Dilansir dari Tribunjogja.com (Grup Tribun-Medan.com), muncikarinya sepasang kekasih berinisial MO (30) asal Grobogan, Jawa Tengah dan teman perempuannya berinisial AI (18) warga Candiko Rimbo, Jambi.
Saat pekerjaannya sebagai PSK terungkap oleh polisi, sang anak mengaku sudah 40 kali lebih menjadi pemuas nafsu pria hidung belang yang tentu sangat jauh di atas usianya.
Putri dari orangtua berinisial TW dijual melalui facebook dan Michat untuk dijajakan dalam bisnis prostitusi di Kota Yogyakarta.
Baca juga: Polisi Bongkar Prostitusi Bertarif Rp 3,5 Juta Sekali Main, Mucikarinya Gadis 27 Tahun Ditangkap
Baca juga: Kisah Siswi Kelas 5 SD Jadi PSK, Terjebak Prostitusi Layani 3 Pria, Pasang Tarif Jual Diri 450 Ribu
Berawal dari Tak Pulang
Terbongkarnya prostitusi yang melibatkan putri TW diawali ketika ibunya gelisah ketika sang anak tak pulang ke rumah dalam semalam.
Hal itu membuat TW yang merupakan warga Kecamatan Gondokusuman, Yogyakarta melapor ke Polsek Gondokusuman pada 30 April 2021.
Saat itu, ibu korban menyampaikan kepada petugas kepolisian adanya perubahan sikap pada anaknya.
Perubahan sikap itu dimulai sejak Februari 2021 yakni sang anak dinilai sering melamun, sering keluar rumah dan pulangnya larut malam.
Tak hanya itu dari penuturannya, Kapolsek mengatakan perubahan paling besar yakni korban mulai menjauh dari ibunya.
Serta cenderung menunjukan sikap tempramen, sudah berani membentak dan melawan, ketika ibunya menanyakan sesuatu, termasuk uang yang diitemukan dompet kepada korban.
"Yang semakin membuat ibunya curiga, dari dompet korban ini ditemui ada uang Rp 1 juta. Sementara orang tua merasa hanya memberikan uang jajan Rp 10 ribu rupiah kepada anaknya," katanya, saat jumpa pers di Polsek Gondokusuman, Kamis (6/5/2021).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/kasus-prostitusi-online_20181010_044830.jpg)