WARNING KONDISI COVID-19 Sumut, Menteri Kesehatan Ingatkan Gubernur Edy dan Wali Kota Bobby

Warning dari Menteri Kesehatan terkait kondisi penyebaran covid-19 di Sumut, yang belakangan ini kasusnya meningkat.

Editor: Salomo Tarigan
Tribun-Medan.com
Kolase Wali Kota Medan Bobby Nasution dan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi 

TRIBUN-MEDAN.com - Warning penyebaran covid-19 di Sumut, yang belakangan ini kasusnya meningkat.  

Apalagi sebentar lagi memasuki Lebaran. Dikhawatirkan warga yang tidak menghindari silaturahmi tatap muka, lebih memicu mudahnya penyebaran virus ini.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengingatkan sejumlah kepala daerah, termasuk Sumut terkait upaya antisipasi.

WAPRES Maruf Amin Kirim Bunga Duka kepada Keluarga Ustaz Tengku Zulkarnaen di Medan

Menkes Gunadi Sadikin
Menkes Gunadi Sadikin (Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S)

Selain itu, Budi Gunadi Sadikin meminta Gubernur dan bupati atau Wali Kota untuk memperhatikan tingkat keterisian tempat tidur untuk perawatan Covid-19.

Menkes mengatakan terdapat delapan Provinsi yang tingkat keterisian tempat tidurnya tinggi.    

"Jadi beberapa daerah, beberapa, Gubernur Walikota Bupati Tolong dijaga ya yang sudah cukup tinggi adalah Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Riau, Sumatera Selatan, Jambi, Kalimantan Barat, Lampung dan NTT," kata Budi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, (10/5/2021).

Menkes meminta kepala daerah waspada terhadap keterisian tempat tidur agar tidak seperti di negara lain yang lonjakan kasus Covid-19 terjadi secara eksponensial.

Apalagi menjelang perayaan Idul Fitri Yang mana mobilitas masyarakat tinggi yang berpotensi meningkatkan penyebaran Covid-19.

"jadi ini yang harus waspada dan hati-hati. kita harus bersama-sama mengingatkan agar ini bisa kita jaga," katanya.

Sementara itu untuk wilayah Jawa, kata Menkes tingkat keterisian tempat tidur relatif rendah atau longgar.

WAPRES Maruf Amin Kirim Bunga Duka kepada Keluarga Ustaz Tengku Zulkarnaen di Medan

Tingkat keterisian tempat tidur untuk Covid-19 di Jawa sempat tinggi pada periode Januari-Februari.

Tingkat keterisian tempat tidur paling tinggi di Pulau Jawa yakni D.I Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Barat.

"Saya menghitungnya ini BOR (bed occupancy ratio) terhadap Covid-19, bukan BOR terhadap Rumah Sakit keseluruhan, tetapi BOR terhadap khusus tempat tidur Covid-19 dan BOR terhadap khusus ICU Covid-19 sehingga kita bisa lebih realistis melihat angkanya kita," pungkasnya.

Skenario Terburuk Disiapkan

Pemerintah terus mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 pasca Idul Fitri 2021, salah satunya memastikan tersedianya tempat tidur perawatan bagi pasien Covid-19.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved