Kasus Covid 19
Kabar 16 Lansia Satu Kampung di Sergai Meninggal Mendadak Karena Covid-19, Ini Penjelasan Satgas
Ada kabar yang menyebutkan bahwa di Sergai terdapat 16 lansia meninggal mendadak karena Covid-19
Penulis: Indra Gunawan | Editor: Array A Argus
TRIBUN-MEDAN.com,RAMPAH--Pesan berantai mengenai kematian 16 lansia akibat virus Covid-19 di Kabupaten Serdangbedagai (Sergai), menyebar di aplikasi Whtat'sApp sejak Senin (10/8/2021) pagi.
Adapun isi pesan tersebut menyebutkan bahwa ke 16 lansia yang meninggal dunia akibat Covid-19 itu tinggal Desa Pasar Bengkel, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Sergai.
Berdasarkan informasi yang beredar, ke 16 lansia yang tinggal satu kampung itu semuanya positif Covid-19.
Menanggapi hal itu, sejumlah warga Desa Pasar Bengkel pun kecewa.
Baca juga: Bupati Poltak Sitorus Larang Masyarakat Gelar Pesta Adat Sejak Kasus Covid-19 Naik
Mereka menganggap informasi tersebut menyesatkan.
Warga mengatakan, memang dalam satu bulan terakhir ada saja yang meninggal, namun bukan sepenuhnya Covid-19.
"Memang ada 16 orang yang meninggal sebulan ini, mungkin, tapi fitnah itu kalau semua covid," kata Budi, warga Desa Pasar Bengkel.
Budi mengatakan, tidak semua lansia yang meninggal itu karena corona.
Baca juga: Tetangga Enggan Menolong karena Takut Tertular, Jenazah Covid-19 Terpaksa Diangkut Pakai Truk Sampah
"Sebagian lainnya meninggal dalam keadaan wajar karena sakit biasa," kata Budi.
Terpisah, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sergai, Akmal Koto turut membantah kabar tersebut.
Katanya, yang positif Covid-19 dalam dua minggu terakhir hanya dua orang saja.
Memang, kata Akmal, kedua orang itu berada satu kampung.
Baca juga: Warganya Tewas Bergelimpangan Kena Covid-19, Negara Ini Sibuk Urusi Kesejahteraan Sapi
"Inisial yang positif itu keduanya S. Orang yang meninggal bisa saja ada," kata Akmal.
Dia mengatakan, dirinya pun sempat pergi ke Desa Pasar Bengkel untuk melayat.
Kebetulan, kata Akmal, ada tukang pangkas yang meninggal dunia.
"Tapi meninggalnya bukan karena Covid-19," kata Akmal.
Soal kematian dua orang warga Desa Pasar Bengkel yang meninggal karena covid ini, Dinas Kesehatan pun sudah melakukan tindaklanjut.
Baca juga: Asia Tenggara Mulai Kembali Diserang Covid-19, Media Vietnam Wanti-wanti Indonesia dan Malaysia
"Kita juga sedang melakukan tracing di Desa Pasar Bengkel," kata Kadis Kesehatan Sergai dr Bulan Simanungkalit.
Desa Pasar Bengkel selama ini dikenal sebagai desa yang menjual panganan dodol.
Makanan tersebut merupakan makanan khas dari Kabupaten Serdang Bedagai.
Karena saat ini ada larangan mudik, pendapatan pedagang pun mengalami penurunan.(dra/tribun-medan.com).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/update-kondisi-160-wn-india-dan-135-orang-wni-dari-india-jumlah-positif-covid-19-bertambah.jpg)