Berbatasan Langsung dengan India, Nepal Alami Lonjakan Kasus Covid-19 57 Kali Lipat dari Sebelumnya
Nepal saat ini menghadapi babak terparah penularan Covid-19 dengan jumlah kasus meningkat 57 kali lipat dari bulan lalu.Sebanyak 44 persen kasus
Penulis: Liska Rahayu | Editor: Liska Rahayu
TRIBUN-MEDAN.com – Saat ini India masih berjuang mengatasi krisis Covid-19 di negaranya.
Namun, belum usai krisis tersebut, kini negara tetangganya mulai dilanda badai yang sama.
Nepal saat ini menghadapi babak terparah penularan Covid-19 dengan jumlah kasus meningkat 57 kali lipat dari bulan lalu.
Sebanyak 44 persen kasus dinyatakan positif di negara tetangga India itu.
Baca juga: TSUNAMI COVID INDIA, Rekor Baru 412 Ribu Kasus Covid, Kematian Hampir 4.000 Orang Sehari
Baca juga: TAMPIL Modis dengan Tato, Fedricho Purba: Gambar Jangan Ketinggalan Zaman
Baca juga: Lonjakan Covid-19 di India, Perdana Menteri Dituntut Mundur, 4.000 Orang Meninggal Sehari
Nepal saat ini sedang berjuang untuk mengatasi wabah penularan Covid-19.
Karena mutasi penyakit dari India menyebar ke Asia Selatan, Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah mengatakan negara itu harus bertindak cepat.
“Kami perlu bertindak cepat sekarang untuk memiliki harapan terhindar dari bencana yang mengerikan,” kata Alexander Matheou, direktur regiobal Asia-Pasifik untuk perwakilan jaringan kemanusiaan global di Jenewa, Swiss.
“Varian Covid-19 menyebar ke seluruh Asia.” Katanya.
Nepal pada 5 Mei mencatat penularan Covid-19 dalam 24 jam dan 58 kematian, tertinggi yang pernah ada, kata Kementerian Kesehatan Nepal.
Pada 5 Mei juga menandai hari keempat berturut-turut di mana Nepal mencatat jumlah penularan Covid-19 yang terus meningkat.
Jumlah total infeksi Covid-19 di negara berpenduduk 29 juta jiwa ini mencapai 359.610 orang.
Di mana 289.783 kasus telah sembuh.
Jumlah total kematian di Nepal saat ini 3.475.
Baca juga: CRISTIANO Ronaldo Tolak Gabung MU, Tanpa Sporting Lisbon CR7 Bakal Kerja di McDonalds
Baca juga: BREAKING NEWS Ratusan Rumah di Gang Merdeka Kembali Tenggelam, Kediaman Warga Digenangi Lumpur
Baca juga: SOSOK SUAMI Poligami, Tantangan Berat Donny Alamsyah tapi Adegan Dibantu Cut Mini Disenangi
Statistik terbaru menyoroti rekor Nepal yang meningkat 57 kali lipat lebih dari sebulan lalu.
44 persen dari semua kasus tes di Nepal adalah positif.
Desa-desa di Nepal yang berbatasan dengan India menghadapi risiko infeksi tertinggi. Sementara peralatan medis sangat terbatas.
Hanya 1 persen populasi di Nepal saat ini yang divaksinasi Covid-19.
“Situasi saat ini mengerikan,” kata Prakash Thapa, seorang dokter di rumah sakit Bheri di Nepalgunj, sebuah kota di daratan barat daya yang berbatasan langsung dengan India.
Menurutnya, hal yang terjadi di India beberapa pekan terakhir sedang terjadi di Kathmandu.
Rumah sakit di ibu kota Nepal hampir kelebihan beban.
Staf di tempat kremasi di kuil Pashupatinath, kuil Hindu terbesar di Nepal, menghadapi peningkatan jumlah kematian.
Seperti negara lain, Nepal juga menghadapi kekurangan vaksin.
Baca juga: SEMENIT Rp 1 Miliar, Gagal Ke Final Real Madrid Rugi Kena Prank Eden Hazard 2 Tahun
Baca juga: KONDISI MUDIK di Sumut, Penyekatan Arus Mudik Lebaran 2021| Jumlah Kendaraan di Gerbang Tol Amplas
Baca juga: Bazar Ramadan Pasar Tikung Jadi Momen Asah Kemampuan Anak Dalam Hafalan dan Bacaan Al Quran
“Mereka yang mendapatkan vaksinasi pertama juga sangat prihatin, karena mereka mungkin tidak mendapatkan vaksin kedua tepat waktu,” kata pejabat di Kementerian Kesehatan Nepal.
Perdana Menteri KP Sharma Oli, mendesak mitra asing untuk menyediakan vaksin dan peralatan medis, membantu Nepal menghindari krisis kelumpuhan sistem kesehatan.
(Yui/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/lonjakan-kasus-covid-19-di-nepal.jpg)