SEBARAN CORONA Varian Baru B.1.617 Picu Tsunami Covid-19 di India, Menyebar ke Singapura
India memecahkan rekor kasus Covid-19 dan tingkat kematiannya yang begitu membeludak selama empat hari terakhir.
TRIBUN-MEDAN.com -
India memecahkan rekor kasus Covid-19 dan tingkat kematiannya yang begitu membeludak selama empat hari terakhir.
Baca juga: CATAT Ini Tiga Wilayah di Sumut, yang Terminalnya Tetap Beroperasi Selama Lebaran
Kombinasi varian Inggris yang menjadi dominan dan varian mutan ganda baru yang muncul telah membanjiri India jadi pemicunya.
Dr Amir Khan, dokter di Layanan Kesehatan Nasional Inggris dan dosen di Fakultas Kedokteran Universitas Bradford Inggris membuat catatan khusus di situs Aljazeera.com, Minggu (25/4/2021).
Menurutnya, ada yang tidak beres di India.
Saat ini, negara tersebut telah melaporkan 346.786 kasus baru Covid -19 selama 24 jam sebelumnya, dengan 2.624 kematian.
Ini jumlah korban harian tertinggi di dunia sejak pandemi dimulai tahun lalu.
Secara keseluruhan, hampir 190.000 orang telah meninggal akibat corona di negara itu.
Sementara lebih dari 16,6 juta orang telah terinfeksi.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa varian baru virus corona (Covid-19) yang disebut turut menyebabkan lonjakan kasus Covid-19 di India, telah ditemukan pada belasan negara.
Badan kesehatan di Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) menyampaikan varian yang disebut B.1.617 itu kali pertama ditemukan di India.
Hingga akhirnya pada Selasa kemarin, varian ini terdeteksi di 17 negara.
"Sebagian besar urutannya diunggah dari India, Inggris, Amerika Serikat (AS) dan Singapura," kata WHO dalam pembaharuan epidemiologi mingguan terkait pandemi.
Dikutip dari laman The Guardian, Rabu (28/4/2021), India tengah menghadapi lonjakan kasus baru dan kematian akibat pandemi.
Baca juga: Merasa Kecolongan, Gubernur Edy Rahmayadi Minta Maaf Atas Adanya Swab Antigen Bekas di Kualanamu
Kekhawatiran ini semakin meningkat karena varian tersebut dapat berkontribusi pada fenomena yang sedang berlangsung.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/jenazah-korban-keganasan-covid-19-bergelimpangan-dan-dikremasi-di-india.jpg)