News Video
CATAT Ini Tiga Wilayah di Sumut, yang Terminalnya Tetap Beroperasi Selama Lebaran
Kepala terminal terpadu amplas, Edim Manurung mengatakan pihaknya akan menutup rute keberangkatan bus luar Sumut kecuali wilayah ini.
Penulis: Fredy Santoso | Editor: M.Andimaz Kahfi
CATAT Ini Tiga Wilayah di Sumut, yang Terminalnya Tetap Beroperasi Selama Lebaran
TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Memasuki arus mudik lebaran Terminal Terpadu Amplas akan menghentikan operasi angkutan antar lintas provinsi yang ada di Medan.
Dalam peraturan yang dikeluarkan oleh Kementerian Perhubungan tentang pengendalian transportasi selama masa Idul Fitri tahun 2021, secara resmi melarang jasa transportasi darat khususnya bus beroperasi mulai tanggal 6 Mei hingga 17 Mei 2021.
Kepala terminal terpadu amplas, Edim Manurung mengatakan pihaknya akan menutup rute keberangkatan bus luar Sumut kecuali wilayah yang mendapat pengecualian yakni Medan, Deliserdang, Binjai, dan Karo (Mebidangro).
"Jadi masyarakat sudah hampir mengetahui secara keseluruhannya untuk dalam rangka kegiatan operasional para PO bus ini. Artinya semua tutup total kecuali untuk mebidangro ada pengecualian peraturan dari pak Menteri," kata edim saat ditemui di Terminal Terpadu Amplas di Jalan Timbang Deli, Medan Amplas, Medan, Sumatra Utara, Rabu (28/4/2021).
Meski demikian wilayah yang tetap beroperasi nantinya akan terus menerapkan protokol kesehatan yang ketat supaya bisa tidak menimbulkan kluster baru penularan Covid-19.
"Untuk Medan Binjai Deliserdang dan tanah Karo masih melakukan aktivitas kegiatan dengan catatan memenuhi peraturan kesehatan 20 persen untuk skala penumpangnya," katanya menjelaskan.
Sampai saat ini ia dan jajarannya sudah melakukan sosialisasi terhadap para sopir maupun masyarakat dalam mengkampanyekan larangan mudik lebaran Idulfitri tahun 2021 melalui pengeras suara dan turun langsung ke tempat antrean penumpang.
Bukan itu saja, pihaknya juga melakukan sosialisasi tentang larangan melakukan perjalanan mudik dengan cara membagikan postingan melalui sosial media seperti Facebook, Instagram dan lain sebagainya.
Sampai sekarang, moda transportasi yang berada di terminal amplas masih berjalan normal. Meskipun penumpang terlihat sepi tetapi tidak ada yang melakukan perjalanan mudik.
Kebanyakan penumpang hanya membawa tas berukuran kecil, tidak ada yang kelihatan membawa barang bawaan yang berlebihan.
"Sampai sekarang ini para para pemoda pengguna PU bus AKAP maupun akdp masih berjalan normal dengan, dengan catatan mempergunakan melakukan perjalanan mudik atau melanjutkan perjalanan sesuai dengan protokol kesehatan," ucapnya.
Disaat yang sama, ia mengatakan juga telah berkordinasi dengan para pengusaha Pol bus agar menghentikan operasional transportasi selama mudik lebaran.
Edim juga mengatakan sudah berkoordinasi dengan aparat gabungan dari TNI-Polri dan Satpol PP untuk memantau situasi jika ada angkutan yang melanggar aturan larangan mudik.
(cr25/tribun-medan.com)