BERITA Prabowo Subianto, Nasib Menhan Akibat Musibah Kapal Selam KRI Nanggala-402, Diminta Evaluasi
Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto jadi sorotan gara-gara musibah tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala-402
* Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto jadi sorotan gara-gara musibah tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala-402
* Anggaran Kementerian Pertahanan yang terus naik
* Evaluasi kinerja Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto
* Kementerian Pertahanan mendapatkan anggaran tertinggi dalam APBN 2020 mencapai Rp 131,2 triliun.
* Alokasi anggaran ini melonjak Rp 21,6 triliun dari tahun 2019 Rp 109,6 triliun maupun usulan awal RAPBN 2020 sebesar Rp 127,4 triliun.
T R IBUN-MEDAN.com - Prabowo Subianto jadi sorotan gara-gara musibah tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala-402.
Mabes TNI menyatakan, kapal selam KRI Nanggala-402 telah tenggelam atau subsunk di perairan laut Utara Bali pada Sabtu (24/4/2021) sore.
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyatakan bahwa 53 awak kapal selam KRI Nanggala 402 gugur di perairan Bali.
Terkait ini, Pemerintah diminta mengevaluasi kinerja Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto.
Hal itu disampaikan oleh Ketua Umum DPP GMNI, Arjuna Putra Aldino.
Dia meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja Menhan Prabowo Subianto.
Dia beralasan, tragedi tenggelamnya KRI Nanggala-402 seharusnya dapat dihindari apabila Menhan memberi perhatian yang cukup kepada TNI Angkatan Laut.
Baca juga: Ini Pesan Menhan Prabowo saat Temui Keluarga Dansatsel KRI Nanggala-402 Kolonel Laut Harry Setiawan
Hal ini dapat dilihat dari postur dan alokasi anggaran Kementerian Pertahanan.
Menurut Arjuna, tragedi tenggelamnya KRI Nanggala-402 sangat bertolak belakang dengan anggaran Kementerian Pertahanan yang terus merangkak naik dari tahun ke tahun.
Baca juga: TIPS BERPUASA Bagi Penderita GERD di Bulan Ramadhan| Beda GERD dan Asam Lambung
“Tragedi tenggelamnya KRI Nanggala-402 adalah berita duka bagi bangsa Indonesia. Namun ini bertolak belakang dengan anggaran Kementerian Pertahanan yang terus naik. Seharusnya tidak terjadi. Untuk itu, Presiden perlu evaluasi kinerja Menhan," kata Arjuna dalam keterangan tertulis, Senin (26/4/2021).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/menhan-prabowo-resmikan-kapal-selam-tni-al-terbaru-bernama-alugoro-405.jpg)