Tenggelam hingga Pecah Jadi 3 Bagian, Risiko Evakuasi KRI Nanggala 402, Pengamat: Kayak Kaleng Remuk
Pengamat pertahanan Connie Rahakundini Bakrie menuturkan, proses evakuasi kapal di kedalaman 830 meter memang sangat berbahaya dan penuh risiko.
TRIBUN-MEDAN.com - Ada fakta dan informasi terakhir bahwa terlihat Seperti Kaleng Remuk, Wujud 3 Pecahan KRI Nanggala yang terekam oleh Citra Kamera milik Kapal Singapura MV Swift Rescue.
Nah para ahli berpendapat, wujud tiga bagian itu memperlihat jika kapal itu remuk dan penyok.
Maka diingatkan agar proses evakuasi harus ekstra hati-hati dan tidak sembarangan, agar tak lagi ada korban baru dalam evakuasi ini.
Terkait dengan proses evakuasi KRI Nanggala 402 ini, sangat tergantung kemampuan tim.
Baca juga: Amanda Manopo Mendadak Unggah Foto & Tulis Caption Menyentuh, Tanda Ikatan Cinta Bakal Tamat?
Baca juga: Inilah Kisah Sembilan Kapal Selam Nuklir di Dunia yang Tenggelam, Jarang Ada Awak Kapal Selamat
Baca juga: Meski Berperan Jahat di Ikatan Cinta, Begini Potret Glenca Chysara Pakai Hijab, Bak Malaikat
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjono sudah menyatakan bahwa, sesuai permintaan keluarga besar 53 Awak KRI Nanggala, maka jenazah para korban akan dibawa ke Surabaya.
Hal ini sesuai dengan permintaan Hiu Kencana agar kapal selam itu diangkat.
Pernyataan itu langsung dijawab oleh KSAL TNI Yudho Margono yang menilai meski berat, pihaknya akan segera mewujudkan keingin warga Hiu Kencana tersebut.
Proses evakuasi kapal selam
Pengamat pertahanan Connie Rahakundini Bakrie menuturkan, proses evakuasi kapal di kedalaman 830 meter memang sangat berbahaya dan penuh risiko.
Sebab, Fakta bahwa kapal selam KRI Nanggala-402 tenggelam di kedalaman sekitar 850 meter itu sangat berat.
Sebab hal tidak biasa terjadi. Maka itulah, upaya penyelamatan semakin sulit, baik dari sisi teknis maupun tantangan dari alam.
Baca juga: Ayu Ting Ting ketiban Hujatan Warganet selepas Bilang Alasan Kenapa Wajah Putrinya Mirip Anak Korea
Sebab, Sejauh yang dia ketahui, tidak ada kapal selam militer yang dibuat untuk kedalaman hingga di bawah 500 meter.
"Ditambah lagi ketika melihat serpihan yang ditemukan, saya melihat yang terjadi adalah implotion atau semacam kaleng remuk,” kata Connie.
Utamakan Keselamatan
Lantas seberapa besar evakuasi bisa dilakukan?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/seperti-kaleng-remuk-wujud-3-pecahan-kri-nanggala-402-ahli-waspada-evakuasi-sangat-berisiko.jpg)