Kisah Mayor Wisnu Subiyantoro Awak Kapal Selam KRI Nanggala-420, Kerap Kumpul bersama Keluarga
Indonesia berduka setelah kapal selam KRI Nanggala-420 dinyatakan menghilang setelah 72 jam pencarian tidak juga ditemukan.
TRIBUN-MEDAN.COM - Indonesia berduka setelah kapal selam KRI Nanggala-420 dinyatakan menghilang setelah 72 jam pencarian tidak juga ditemukan.
Panglima TNI, Hadi Tjahjanto mengatakan, istilah subsunk atau tenggelam untuk KRI Nanggala-402 setelah ditemukan bukti otentik.
Adapun bukti otentik itu antara lain tumpahan minyak dan serpihan barang dari awak kapal KRI Nanggala-402.
Baca juga: Kabar Duka, Kepala BIN Daerah Gugur Ditembak, Jenazah Dievakuasi dari Beoga Papua: Komunikasi Susah
Baca juga: Mbak You Menerawang Kondisi Kapal Selam KRI Nanggala-402, Berharap Ada Keajaiban dari Tuhan
Baca juga: Pesan untuk Putri Delina dari Lina Jubaedah Diungkap Mbak You, Rumah Tangga Sule dengan Istri Panas
Ada 53 Awak Kapal.
Sedikitnya ada 53 awak kapal selam KRI Nanggala-402 yang dinyatakan meninggal dunia alias tidak diketahui keberadaannya.
Seluruh personel merupakan prajurit TNI AL yang sudah mengabdikan dirinya untuk bangsa Indonesia.
Satu di antaranya yang menjadi sorotan adalah Mayor Wisnu Subiyantoro.
Mayor Wisnu Subiyantoro memulai kariernya sebagai prajurit TNI dengan menempuh pendidikan di Sekolah Calon Bintara TNI AL.
Selanjutnya, Mayor Wisnu melanjutkan pendidikannya di Sekolah Calon Perwira.
Baca juga: Raffi Ahmad Langsung Turuti Keinginan Istrinya, bakal Boyong Nagita Liburan ke Tempat Ini
Baca juga: Berikut Kondisi KRI Nanggala-420, Dinyatakan Tenggelam di Dasar Laut, Diduga Hancur pada 850 M
Baca juga: DPRD Medan Sebut Pelanggaran Prokes di Kesawan City Walk karena Faktor Kecolongan
Penuh kegigihan, Mayor Wisnu menyelesaikan pendidikannya sekitar tahun 1990.
Tak hanya itu, dedikasi Mayor Wisnu untuk negara terbilang luar biasa.
Mayor Wisnu pernah menempuh pendidikan khusus untuk kapal selam hingga akhirnya mendapat tugas sebagai prajurit di beberapa KRI.
Mayor Wisnu memulai penugasan pertamanya di KRI Wilhelmus Zakaria Yohanes.
Sempat dipindahtugaskan ke KRI Cakra, berikutnya Mayor Wisnu mengabdikan diri untuk bertugas di KRI Nanggala-402.
Mendapat pangkat mayor, Mayor Wisnu bertugas sebagai Kepala Departemen Mesin (Kadepsin) selama ditempatkan di KRI Nanggala-402.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/mayor-wisnu-subiantoro.jpg)