SELAMAT JALAN KRI Nanggala dan 53 Prajurit Terbaik, Kapal Selam Remuk pada Kedalaman 600 Meter
Melihat lokasi kedalaman KRI Nanggala-402 tenggelam, di kedalaman 850 meter, diyakini 53 ABK dan Non ABK kapal selam ini tidak ada yang selamat.
14. Letda Laut (P) M Susanto
15. Serka Bah Ruswanto
16. Sertu Bah Yoto Eki Setiawan
17. Sertu Ttu Ardi Ardiansyah
18. Sertu Kom Achmad Faisal
19. Sertu Kom Willy Ridwan Santoso
20. Sertu Eko M Rusdiyansyah
21. Sertu Eki Ryan Yogie Pratama
22. Sertu Mes Dedi Hari Susilo
23. Serda Bah Bambang Priyanto
24. Serda Kom Purwanto
25. Serda Kom Eko Prasetiyo
26. Serda Ttu Harmanto
27. Serda Ttu Lutfi Anang
28. Serda Atf Dwi Nugroho
29. Serda Ede Pandu Yudha Kusuma
30. Serda Eta Misnari
31. Serda Saa Setyo Wawan
32. Serda Lis Hendro Purwoto
33. Serda Mes Guntur Ari Prasetyo
34. Serda Lis Diyut Subandriyo
35. Serda Lis Wawan Hermanto
36. Serda Lis Syahwi Mapala
37. Serda Lis Wahyu Adiyas
38. Serda Lis Edi Wibowo
39. Kopda Eta Kharisma D.B
40. Kopda Tlg Nugroho Putranto
41. Kopda Mes Khoirul Faizin
42. Kopda Trb Maryono
43. Klk Eta Roni Effendi
44. KLK Eta Distriyan Andy P
45. KLS Isy Raditaka Margiansyah
46. KLS Isy Gunadi Fajar R
47. KLS Nav Denny Richi Sambudi
48. KLS Mes Muh Faqihudin Munir
49. KLS Nav Edy Siswanto
50. Kolonel Laut (P) Harry Setyawan (Non ABK/Komandan Satuan Kapal Selam Kormada II)
51. Letkol Laut (E) Irfan Suri (Non ABK)
52. Mayor Laut (E) Whilly (Non ABK)
53. Suheri –PNS (Non ABK)
Eternal Patrol
Setelah dinyatakan hilang dan tenggelam, makan KRI Nanggala-402 masuk daftar kapal selam eternal patrol
Istilah eternal patrol telah dikenal sejak Perang Dunia II.
Ketika kapal selam meninggalkan pelabuhan dan kembali setelah selesai, disebut patroli.
Namun, ketika kapal selam hilang dan tidak berhasil pulang ke pelabuhan, patroli yang terjadi disebut "abadi" atau eternal patrol.
Menurut catatan We Are The Mighty, sejak Perang Dunia II, sejumlah negara telah kehilangan kapal selam mereka.
Di Amerika Serikat (AS) telah kehilangan 4 kapal selam, terdiri dari 2 kapal selam serang bertenaga nuklir USS Thresher (SSN 593) dan USS Scorpion (SSN 589), yang tenggelam karena kecelakaan.
Pada akhir 1940-an, 2 kapal selam listrik diesel kelas Balao, USS Cochino (SS 345) dan USS Stickleback (SS 415), juga tenggelam akibat kecelakaan.
Peristiwa kehilangan kapal selam paling terkenal terjadi pada 2000, di mana kapal selam berpeluru kendali bertenaga nuklir Rusia, Kursk, tenggelam.
Sebuah kapal selam kelas Oscar itu mengalami ledakan di dalam dan tenggelam.
Uni Soviet memiliki 5 kapal selam bertenaga nuklir yang tenggelam, dengan satu kapal selam berpeluru kendali bertenaga nuklir kelas Charlie dapat ditemukan dan diangkat dari dalam air.
Sementara lainnya, ada kapal selam yang meledak secara spektakuler.
Terkadang membutuhkan waktu lama untuk menemukan kapal selam tersebut.
Contohnya, kapal selam berpeluru kendali "Twin Cylinder" Whiskey, yang tenggelam pada 1961, membutuhkan waktu lebih dari 7 tahun untuk ditemukan.
Sementara Soviet, tidak pernah menemukan kapal selam rudal balistik kelas Golf K-129 sampai reporter investigasi Jack Anderson mengungkapkan keberadaan Project Azorian.
Penyebab ledakan kapal selam dengan 44 awaknya ke dasar Atlantik Selatan tidak pernah diketahui.
Tidak dapat disangkal bahwa kapal selam menghadapi banyak bahaya, bahkan ketika melakukan operasi rutin masa damai, bukan perang.
KRI Nanggala-402 hilang kontak di perairan Utara Pulau Bali pada Rabu (21/4/2021) sekitar pukul 04.25 WIB.
Kapal ini sedianya dijadwalkan ikut dalam latihan penembakan rudal di laut Bali, Kamis (22/4/2021).
Latihan ini rencananya dihadiri langsung Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan KSAL Laksamana TNI Yudo Margono. Akan tetapi, akibat peristiwa ini memaksa latihan tersebut dibatalkan.
Sebagian artikel ini dikompilasi dari Kompas.com dengan judul "TNI AL Belum Dapat Pastikan Kondisi 53 Awak KRI Nanggala-402 yang Dinyatakan Tenggelam", "Ramai Istilah Eternal Patrol Saat KRI Nanggala-402 Dinyatakan Tenggelam, Apa Itu?"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/kapal-selam-remuk-pada-kedalaman-600-meter.jpg)